Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Meski Jalan Mulus, Pemudik Berpotensi Hadapi Sejumlah Titik Rawan Macet di Sumsel

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah Sumatra Selatan memetakan sejumlah titik rawan kemacetan di jalan penghubung yang masuk jalur mudik Lebaran 2022.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 26 April 2022  |  18:50 WIB
Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah Sumsel Budiamin memberikan keterangan pers terkait kesiapan hadapi arus mudik Lebaran 2022.  - Bisnis/Dinda Wulandari
Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah Sumsel Budiamin memberikan keterangan pers terkait kesiapan hadapi arus mudik Lebaran 2022. - Bisnis/Dinda Wulandari

Bisnis.com, PALEMBANG — Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah Sumatra Selatan memetakan sejumlah titik rawan kemacetan di jalan penghubung yang masuk jalur mudik Lebaran 2022.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatra Selatan (BBPJN Sumsel) Budiamin mengatakan titik-titik kemacetan itu tersebar di Jalan Lintas Timur, Lintas Tengah, dan lintas penghubung Sumsel serta di dalam Kota Palembang.

“Kemacetan itu karena memang arus kendaraan yang ramai dan juga melintasi pusat keramaian, seperti pasar tradisional,” katanya saat meninjau posko PUPR Lebaran 2022 di Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Selasa (26/4/2022).

Adapun titik jalan yang berpotensi macet, yakni lima titik di Lintas Timur, mencakul Pasar Bayung (Km 206+800), Pasar Sungai Lilin (Km 113+750), Detour pembangunan underpass tol (Km 36+400), Pesantren Ittifaqiyah (Km 36+650), Pasar Indralaya (Km 37+050), dan Pasar Tanjung Raja (Km 55+100). 

“Lintas Tengah Provinsi Sumsel ada sembilan titik dan Lintas Penghubung Sumsel ada enam titik rawan kemacetan,” kata dia.

Meski pengendara diproyeksi menghadapi titik kemacetan, namun pihak BBPJN Sumsel memastikan bahwa jalan yang dilalui dalam kondisi mantap dan tidak ada lubang.

“Sejak H-19, lubang sudah tertutup semua kami sudah berkomitmen untuk zero pothole sehingga kecepatan tempuh pengguna jalan terjaga,” katanya.

Adapun kondisi kemantapan jalan nasional yang sepanjang 1.600,18 kilometer di Sumsel berkisar 92 persen, sementara sisanya sebesar 7,94 persen atau 134 kilometer masih masuk kategori rusak.

Budiamin tidak menampik bahwa bisa saja ada lubang baru mengingat kondisi cuaca yang seringkali hujan.

Oleh karena itu, pihaknya tetap masih melakukan penanganan di sejumlah ruas secara sementara untuk masa mudik Lebaran.

Dia melanjutkan BBPJN Sumsel telah menyiapkan 19 Posko Lebaran yang tersebar di seluruh wilayah di provinsi itu.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumsel Mudik Lebaran
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top