Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Padang Sasar 8.000 Peserta Didik Usia 6-11 Tahun untuk Divaksinasi

Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan diberlakukannya vaksinasi peserta didik usia 6-11 tahun itu, sebagai upaya mencapai kekebalan kelompok (herd immunity) bagi peserta didik di tingkat sekolah dasar.
Noli Hendra
Noli Hendra - Bisnis.com 24 Januari 2022  |  19:30 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, PADANG - Pemerintah Kota Padang, Sumatra Barat, telah meluncurkan kegiatan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun. Ditargetkan 8.000 anak yang terdiri para peserta didik mendapatkan vaksinasi tersebut.

Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan diberlakukannya vaksinasi peserta didik usia 6-11 tahun itu, sebagai upaya mencapai kekebalan kelompok (herd immunity) bagi peserta didik di tingkat sekolah dasar.

"Jadi sekarang ini untuk murid SD. Ada 8.000 lebih peserta didik kita di tingkat sekolah dasar yang akan divaksin dari hari ini hingga kedepannya," kata Hendri Septa, Senin (24/1/2022).

Dia menyebutkan bila 8.000 anak usia 6-11 itu telah divaksinkan, maka untuk proses belajar mengajar dapat kembali berjalan sebagaimana biasa, yakni dapat dilakukan secara tatap muka secara penuh.

"Kalau sudah divaksin seluruh murid SD itu, belajarnya tidak daring lagi. Sudah boleh sepenuhnya belajar di kelas di sekolah," ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Padang Habibul Fuadi mengatakan vaksinasi yang dilakukan itu tersebar di sejumlah sekolah dasar.

Mulai dari SDN 01, 02, 07 dan 08 Komplek Tanah Air, Kelurahan Ulak Karang Selatan, Kecamatan Padang Utara. Selanjutnya vaksinasi akan dilakukan secara bertahap kepada sekolah dasar lainnya.

"Minimal para murid SD ini mendapatkan dosis I dulu. Dengan demikian, sudah bisa ikut belajar secara penuh di dalam kelas," tambah Habibul. (k56)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vaksinasi Covid-19
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top