Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pasar Modal Indonesia Distribusikan Ratusan Ribu Dosis Vaksin di Sumut

Menurut Direktur BEI Risa E. Rustam, pembuatan sentra vaksinasi ini merupakan upaya pihaknya dalam mendukung pemerintah untuk menanggulangi pandemi Covid-19.
Nanda Fahriza Batubara
Nanda Fahriza Batubara - Bisnis.com 26 November 2021  |  19:55 WIB
Pembukaan sentra vaksinasi di Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatra Utara, Jumat (26/11/2021).  - Istimewa
Pembukaan sentra vaksinasi di Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatra Utara, Jumat (26/11/2021). - Istimewa

Bisnis.com, ASAHAN - Self-Regulatory Organizations (SRO) menggelar sentra vaksinasi di Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatra Utara, Jumat (26/11/2021).

Terdapat 40.000 dosis vaksin Covid-19 disediakan pada kegiatan yang berlangsung hingga 2 Desember 2021 mendatang.

SRO sendiri terdiri atas PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Menurut Direktur BEI Risa E. Rustam, pembuatan sentra vaksinasi ini merupakan upaya pihaknya dalam mendukung pemerintah untuk menanggulangi pandemi Covid-19. Di samping itu, program corporate social responsibility (CSR) tersebut digelar dalam rangka 44 tahun diaktifkannya kembali pasar modal Indonesia.

Risa, yang juga Wakil Ketua Panitia HUT Ke-44 Pasar Modal Indonesia, mengatakan bahwa pasar modal Indonesia juga mendukung percepatan vaksinasi di Sumatra Utara, terutama di Kabupaten Asahan. Sekaligus untuk mengantisipasi lonjakan Covid-19 pada liburan Natal dan Tahun Baru.

Saat ini, penduduk Kabupaten Asahan yang telah divaksin untuk dosis pertama berjumlah 48 persen. Sedangkan yang sudah memeroleh dosis kedua masih sebesar 24 persen.

"Hal ini adalah salah satu faktor yang membuat kami, pasar modal Indonesia, tergerak untuk mendukung pemerintah Kabupaten Asahan dalam mempercepat pemberian vaksin kepada masyarakat,” kata Risa.

Penyelenggaraan sentra vaksinasi ini telah dilaksanakan di 22 wilayah kabupaten dan kota di Indonesia. Total 445.000 dosis vaksin Covid-19 telah dialokasikan sejak Juli 2021. Sedangkan penyelenggaraan di Kabupaten Asahan merupakan pelaksanaan ke-23. Pembukaan sentra vaksinasi di Kabupaten Asahan ini juga dihadiri Kepala Kantor Perwakilan BEI Sumatra Utara Pintor Nasution.

Program tersebut terselenggara berkat kerja sama BEI, KPEI, KSEI dam Perkumpulan Perempuan Pertiwi Indonesia (Pertiwi Indonesia) dan sejalan dengan program 10 ribu vaksin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak Juni 2021.

Asahan menjadi kabupaten ke-5 di Sumatra Utara yang mendapatkan dukungan pelaksanaan vaksinasi dari pasar modal Indonesia. Menyusul Kabupaten Karo, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Toba dan Kabupaten Dairi yang juga telah dilaksanakan sejak sejak 13 November 2021. Total tersedia 200 ribu dosis vaksin Covid-19.

Selain penyelenggaraan sentra vaksinasi, BEI, KPEI dan KSEI juga menyerahkan bantuan alat kesehatan berupa dua unit oksigen konsentrator, 750 unit rapid test antigen, 100 unit oximeter dan 360 box masker medis senilai Rp66 juta.

Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin mengatakan, Kabupaten Asahan terdiri dari 25 kecamatan dengan jumlah penduduk mencapai 769 ribu orang. Terdapat 589 ribu orang yang ditargetkan memeroleh vaksinasi.

"Meski saat ini beberapa wilayah kondisinya lebih baik, namun masyarakat harus tetap waspada. Saat ini Kisaran masih membutuhkan vaksin, namun jumlahnya belum memenuhi target. Kami berterimakasih kepada pihak-pihak yang telah membantu, salah satunya pasar modal Indonesia," ujar Taufik sekaligus membuka acara ini.

Deputi Direktur Manajemen Strategis, EPK dan Kemitraan Pemerintah Kantor OJK Regional 5 Sumatera Bagian Utara Andi Muhammad Yusuf mengatakan, program vaksinasi merupakan satu di antara prasyarat bagi lembaga keuangan untuk fungsi intermediasi jasa keuangan.

Sebab, sebagian besar konsumen bergantung pada percepatan program vaksin.

"Percepatan program vaksinasi merupakan momen yang baik untuk pemulihan perekonomian, karena diharapkan ekonomi dapat tumbuh secara nasional, yang turut dapat mendukung pertumbuhan regional," ujar Andi.

Sekretaris Jenderal Pertiwi Indonesia Darariza Wahid mengatakan, penyelenggaraan sentra vaksinasi di Kabupaten Asahan merupakan kali kedua kerja sama mereka dengan SRO.

Sebelumnya, SRO dan Pertiwi Indonesia juga telah menyelenggarakan sentra 100 ribu dosis vaksin di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dalam waktu dekat, keduanya akan menyelenggarakan sentra vaksinasi di daerah Sumatra lainnya, yakni Lampung dan Sumatera Selatan dengan perkiraan jumlah dosis mencapai 50.000.

Pertiwi Indonesia sendiri merupakan perkumpulan yang bergerak di bidang sosial. Perkumpulan ini berupaya berperan serta membantu pemerintah dalam mempercepat herd immunity.

"Kami Pertiwi Indonesia sangat menghargai dan berterima kasih dengan komitmen OJK dan pasar modal Indonesia. Komitmen tersebut membantu pemerintah untuk percepatan vaksinasi agar merata ke seluruh Indonesia yang pada akhirnya membawa dampak pemulihan ekonomi pada umumnya, dan pasar modal pada khususnya," kata Darariza.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top