Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pupuk Indonesia Perluas Program Makmur untuk Petani Lampung

Program Makmur yang diluncurkan oleh Menteri BUMN Erick Thohir pada Agustus 2021, merupakan andalan Pupuk Indonesia untuk meningkatkan produksi sekaligus kesejahteraan petani di Tanah Air.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 12 September 2021  |  22:24 WIB
Staf Khusus III Menteri BUMN Arya Sinulingga (tengah) didampingi SVP Sekretaris Perusahaan PT Pusri Palembang R.A Rahim memberikan bantuan kepada petani di Kabupaten Lampung Tengah saat kegiatan Program Makmur.  - istimewa
Staf Khusus III Menteri BUMN Arya Sinulingga (tengah) didampingi SVP Sekretaris Perusahaan PT Pusri Palembang R.A Rahim memberikan bantuan kepada petani di Kabupaten Lampung Tengah saat kegiatan Program Makmur. - istimewa

Bisnis.com, PALEMBANG – PT Pupuk Indonesia (Persero) melanjutkan program agrosolusi yakni Makmur, untuk petani komoditas pangan di Lampung.

Adapun, Program Makmur yang diluncurkan oleh Menteri BUMN Erick Thohir pada Agustus 2021, merupakan andalan Pupuk Indonesia untuk meningkatkan produksi sekaligus kesejahteraan petani di Tanah Air.

Senior Project Manager Program Makmur Pupuk Indonesia, Supriyoto, mengatakan pihaknya melibatkan 20 orang petani yang menggarap singkong di lahan seluas 30 hektare, di Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung.

“Para petani peserta program mendapatkan berbagai fasilitas,” katanya dalam siaran pers yang diterima Bisnis, Sabtu (11/9/2021).

Supriyoto menjelaskan, petani mendapatkan jaminan permodalan, penyediaan pupuk berkualitas, benih dan pestisida serta mendapatkan konsultasi dari para ahli agronomi.  

Dalam kegiatan di wilayah Lampung ini, Pupuk Indonesia menunjuk anak usaha PT Pusri Palembang sebagai project leader.

Perusahaan pun melakukan kawalan teknologi, serta bekerja sama dengan pemerintah setempat untuk mendampingi petani sehingga hasilnya optimal.

“Selain itu, petani juga mendapatkan jaminan adanya pembeli dengan harga yang menguntungkan petani,” katanya.

Selain budidaya singkong, Program Makmur juga akan dilakukan untuk petani padi di Kecamatan Gedung Meneng seluas 492 ha. Selain itu, juga di Lampung Selatan untuk budidaya jagung di Kecamatan Natar seluas 10 ha. 

“Ini baru awal, kegiatan Makmur di Provinsi Lampung akan terus kami tingkatkan karena memang potensinya sangat besar”, kata Supriyoto. 

Dia memaparkan, pihaknya telah merealisasikan program Makmur di lahan seluas total 40.332 ha dan melibatkan 28.884 petani.

Supriyoto mengemukakan hampir keseluruhan program dilakukan dengan memanfaatkan pupuk nonsubsidi. 

Dari hasil panen di sejumlah daerah, kata dia, menunjukan bahwa petani yang mengikuti Program Makmur dapat meningkatkan produksinya hingga 42 persen untuk tanaman jagung, dan 34 persen untuk tanaman padi. 

“Keuntungan petani juga meningkat rata-rata sebesar 52 persen untuk tanaman padi, dan 41 persen untuk tanaman jagung,” katanya.

Sementara itu, Staf Khusus III Menteri BUMN, Arya Sinulingga, petani mendapatkan banyak kemudahan lewat Program Makmur.

“Bibitnya dicarikan, pupuknya diberi, ada pelatihannya, ada bimbingannya dan nanti akan dicarikan juga pembeli dan offtaker-nya,” katanya saat meninjau Program Makmur budidaya singkong di Desa Lempuyang Bandar, Kecamatan Way Pangubuan, Lampung Tengah.

Arya menambakan bahwa program itu merupakan satu ekosistem untuk membantu petani. 

“Petani pun dapat pendanaan dan pupuk yang bagus, serta bisa meningkatkan produktivitas sampai 20 persen—30 persen,” katanya.

Arya mengatakan lewat Kementerian BUMN pun berkomitmen untuk mendorong program dari perusahaan pupuk pelat merah itu.

“Kami berharap program ini bisa mencapai target sebesar 4 juta ha sesuai harapan Menteri BUMN,” katanya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BUMN Pupuk Indonesia
Editor : Yustinus Andri DP

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top