Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Riau Melonjak Hingga 614 Kasus

Kota Pekanbaru masih menjadi daerah dengan penyebaran Covid-19 tertinggi bertambah sebanyak 262 kasus, disusul Kota Dumai 111 kasus dan Siak.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 27 April 2021  |  12:10 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, PEKANBARU-- Dinas Kesehatan Provinsi Riau mencatat kasus penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Riau, Senin (26/4/2021), meledak hingga mencapai 614 kasus, atau total 42.135 kasus, yang tersebar di Kabupaten Kota.

Kota Pekanbaru masih menjadi daerah dengan penyebaran Covid-19 tertinggi bertambah sebanyak 262 kasus, disusul Kota Dumai 111 kasus dan Siak.

Sedangkan untuk pasien yang sembuh dan pulang bertambah sebanyak 207 pasien, total 37.043 orang yang sembuh dari Covid-19. Untuk pasien yang meninggal dunia, juga bertambah sebanyak 14 orang total 1.039 orang meninggal akibat Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, mengatakan, sudah saatnya masyarakat Riau, siaga terhadap terus meningkatnya kasus positif yang semakin tidak terbendung. Hal ini dikarenakan semakin tidak disiplinnya masyarakat terhadap protokol kesehatan.

“Yah kami semakin khawatir dengan semakin tingginya kasus positif Covid. Hari ini bertambah 614, dan ini yang tertinggi sepanjang pandemi Covid-19 di Riau. Sekarang masih banyak masyarakat belum disiplin terhadap protokol kesehatan, sudah saatnya masyarakat Riau siaga terhadap penyebaran kasus positif,” ujarnya dalam siaran pers Selasa (27/4/2021).

Dikatakan Mimi, dalam satu minggu ini kasus terkonfirmasi mencapai angka diatas 400 kasus. Dari hasil tracing kasus sebelumnya semakin banyak yang terkonfirmasi positif. Baik dari klaster keluarga maupun dari hasil tracing orang yang bepergian dengan kasus positif.

“Kasus semakin meningkat, dari hasil tracing kontak yang dilakukan ada sekitar 15 orang, kalau sekian persen dari 400 ada terdeteksi tentu kasusnya banyak. Ada yang dari kasus lama, tapi nanti akan terjadi terjadi penurunan setelah hasil tracing selesai. Jadi kasus sebelumnya baru terdeteksi sekarang, ini bisa saja yang 400 dari awal lalu terjadi,” kata Mimi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top