Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemprov Sumsel Dorong Pemda Manfaatkan Lahan Kosong untuk Pertanian

Pemprov Sumatra Selatan mendorong pemerintah daerah di provinsi itu untuk memanfaatkan lahan kosong menjadi lahan pertanian.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 02 Desember 2020  |  16:02 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, PALEMBANG – Pemprov Sumatra Selatan mendorong pemerintah daerah di provinsi itu untuk memanfaatkan lahan kosong menjadi lahan pertanian.

Seperti di Kota Lubuk Linggau, Gubernur Sumsel Herman Deru mengapresiasi adanya upaya pemkot yang memanfaatkan lahan eks Rumah Potong Hewan (RPH) menjadi lahan pertanian pangan seperti jagung, kedelai dan cabai. 

“Saya berharap inovasi seperti itu dapat menginspirasi kabupaten dan kota lain sehingga dapat meningkatkan produktivitas pangan di Sumsel,” katanya, Rabu (2/12/2020).

Menurut Deru, inisiasi walikota Lubuk Linggau yang menggandeng Kodim 0406 MLM cukup kreatif, pasalnya di lahan eks RPH ini banyak ditanami jagung dan kedelai. Bahkan cabai merah sudah siap dipanen. 

Hingga saat ini, kata dia, berdasarkan data dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumsel, total produksi cabai merah hingga 29 November 2020 sebesar 2.578 ton dengan luas tanam 7.094 hektare.

“Harapannya Sumsel bisa mencatatkan diri sebagai salah satu Provinsi dengan produksi pertaniannya yang berlimpah khususnya komoditas pertanian strategis,” jelasnya.

Selain mengoptimalisasikan lahan, Herman Deru juga menyerahkan Kartu Tani kepada sejumlah warga. Kartu tersebut menurutnya sangat berguna dan memiliki kelebihan tersendiri karena dapat diakses para petani untuk mendapatkan pupuk bersubsidi.

“Saya bangga bisa menyerahkan Kartu Tani ini. Semoga ini semakin memudahkan petani meningkatkan produktivitas hasil pertaniannya,” kata dia. 

Untuk mendongkrak pertanian Sumsel sejumlah terobosan juga dilakukan Herman Deru sepanjang dua tahun memimpin Sumsel.

Yakni menggencarkan kucuran Kredit Usaha Rakyat Daerah (Kurda) hingga merekrut 1.000 tenaga Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) untuk ditempatkan di seluruh kabupaten kota di Sumsel.

Sementara itu, Walikota Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe, mengatakan pihaknya akan mengoptimalisasi lahan eks aset lainnya.

“Kami akan mencari lahan-lahan yang bisa dimanfaatkan untuk ditanami sehingga hasil pertanian warga dapat memenuhi kebutuhan dalam daerah,” katanya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumsel
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top