Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Perkuat Sektor IKM, Sumsel Luncurkan Simfonis

Pemprov Sumatra Selatan meluncurkan Sistem Informasi Online Industri Kecil Menengah (Simfonis) yang akan menjadi wadah informasi produk yang dihasilkan para pelaku IKM.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 17 November 2020  |  20:06 WIB
Gubernur Sumsel Herman Deru memberikan kata sambutan saat peluncuran Sistem Informasi Online IKM (Simfonis).  - Istimewa
Gubernur Sumsel Herman Deru memberikan kata sambutan saat peluncuran Sistem Informasi Online IKM (Simfonis). - Istimewa

Bisnis.com, PALEMBANG – Pemprov Sumatra Selatan meluncurkan Sistem Informasi Online Industri Kecil Menengah (Simfonis) yang akan menjadi wadah informasi produk yang dihasilkan para pelaku IKM.

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan informasi cepat kepada calon pembeli merupakan syarat mutlak untuk keberlangsungan IKM.

“Apa yang digagas ini untuk memudahkan informasi bagi IKM, sehingga informasi yang diterima semakin cepat,” katanya, Selasa (17/11/2020).

Dalam sistem tersebut, kata dia, IKM dapat memberikan informasi terkini terkait kualitas, kuantitas, termasuk harga terkini dari sebuah produk yang dipasarkan.

“Kita saat ini memang butuh informasi yang real time. Simfonis ini juga dapat memangkas waktu dan biaya untuk pengenalan produk yang dipasarkan,” katanya.

Deru menjelaskan jika sebelumnya dibutuhkan waktu yang lama untuk pengenalan dan pemasaran suatu produk yang bisa saja berdampak pada terjadinya fluktuasi terhadap harga produk yang dipasarkan.

Melalui Simfonis, dia melanjutkan, IKM dapat mengenalkan dan memasarkan produknya dan konsumennya mendapatkan harga yang sama. 

Dia mengatakan pelaku IKM harus dapat mengisi data di sistem itu secara jelas. Pengelola aplikasi tersebut juga harus melakukan penginputan data seakurat mungkin. Sehingga memang dibutuhkan peran semua pihak agar Simfonis tersebut bermanfaat.

“Jangan hanya seremonial. Simfonis harus berkesinambungan karena sangat dibutuhkan IKM. Bukan hanya pengelolanya yang harus masif, IKM juga harus mengaksesnya sehingga IKM semakin tumbuh. Kita juga akan buat agar ada transaksi di sini agar lebih aman,” jelasnya.

Dia menilai inovasi teknologi memang sangat dibutuhkan, apalagi pada masa pandemi Covid-19.

“Ekonomi Sumsel dapat bertahan di tengah pandemi ini karena didorong oleh IKM dan UMKM,” katanya.

Dia menjelaskan ada tiga aspek yang harus didorong agar IKM dan UMKM itu terus tumbuh, yakni bantuan permodalan, keterampilan dan market atau pasar.

“Simfonis ini juga upaya kita memberikan pasar bagi IKM dan UKM. Artinya ini sebagai wadah bagi mereka,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm sumsel
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top