Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Rugikan Negara Miliaran Rupiah, 6 Juta Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan

Ditjen Bea Cukai memusnahkan sebanyak 6 juta batang rokok ilegal hasil temuan di Sumatra Selatan dengan potensi kerugian negara ditaksir hampir mencapai Rp2,7 miliar.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 23 September 2020  |  14:43 WIB
Ditjen Bea Cukai memusnahkan sebanyak 6 juta batang rokok ilegal hasil temuan di Sumatra Selatan, Rabu (23/9 - 2020).
Ditjen Bea Cukai memusnahkan sebanyak 6 juta batang rokok ilegal hasil temuan di Sumatra Selatan, Rabu (23/9 - 2020).

Bisnis.com, PALEMBANG – Ditjen Bea Cukai memusnahkan sebanyak 6 juta batang rokok ilegal hasil temuan di Sumatra Selatan dengan potensi kerugian negara ditaksir hampir mencapai Rp2,7 miliar.

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Bea Cukai Sumatra Bagian Timur (Sumbagtim), Dwijo Mulyono, mengatakan jutaan batang rokok tidak berpita cukai itu ditemukan dari hasil penindakan pihaknya di lapangan.

“Rokok ilegal ini asalnya banyak dari Jawa dan dipasarkannya banyak ke daerah-daerah di Sumsel,” katanya saat pemusnahan barang milik negara (BMN) dan barang yang dinyatakan tidak dikuasai (BTD), Rabu (23/9/2020).

Menurut Dwijo, Sumsel memang bukan merupakan daerah produsen rokok namun menjadi jalur distribusi dan pemasaran untuk rokok ilegal. 

Oleh karena itu, pihaknya rutin menggelar kegiatan operasi pasar ‘Gempur Rokok Ilegal’ untuk menekan peredaran barang ilegal tersebut.

“Dari sisi revenue collector, adanya peredaran barang ilegal ini, termasuk rokok, menyebabkan penerimaan negara tidak tercapai secara optimal,” katanya.

Dwijo mengatakan tren peredaran rokok ilegal kini mulai menurun seiring penindakan yang dilakukan pihaknya. Pada tahun lalu, Bea Cukai Palembang memusnahkan 8,5 juta batang rokok ilegal.

Selain lantaran operasi pasar yang terus digalakkan pihaknya, kata Dwijo, jumlah pelanggan rokok tersebut di lapangan juga menurun.

Pemusnahan rokok ilegal tersebut dilakukan dengan cara dirusak menggunakan alat berat. Dalam kesempatan yang sama Bea Cukai juga memusnahkan 330 botol minuman keras, 35 botol hasil pengolahan tembakau lainnya (HPTL) dan 200,80 gram tembakau iris.

Dia menambahkan pemusnahan rokok ilegal juga dilakukan kantor Bea Cukai di Pangkal Pinang, Provinsi Bangka Belitung, sebanyak 480.940 batang. Adapun kerugian negara mencapai Rp176 juta. Hal yang sama dilakukan di kantor Tanjung Pandan, Bangka Belitung, sebanyak 2.000 batang rokok, dengan kerugian negara sebanyak Rp20 juta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bea Cukai rokok ilegal
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top