Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

4.272 Warga Sumbar Terinfeksi Covid-19, Padang dan Agam Naik ke Zona Merah

Kota Padang dan Kabupaten Agam menjadi zona merah Covid-19.
Noli Hendra
Noli Hendra - Bisnis.com 21 September 2020  |  08:30 WIB
Sejumlah petugas medis memakamkan jenazah pasien positif COVID-19 dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap di Padang, Sumatera Barat, Sabtu (28/3/2020). - Antara/Iggoy el Fitra
Sejumlah petugas medis memakamkan jenazah pasien positif COVID-19 dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap di Padang, Sumatera Barat, Sabtu (28/3/2020). - Antara/Iggoy el Fitra

Bisnis.com, PADANG - Jumlah warga Provinsi Sumatra Barat yang terinfeksi virus Covid-19 yang tercatat hingga sore Minggu 20 September 2020 telah mencapai 4.272 kasus.

Angka ini masih menunjukan bahwa kasus Covid-19 di Sumbar terus bertambah dari hari ke hari. Buktinya kemarin telah terjadi penambahan 109 orang warga Sumbar positif terinfeksi Covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal mengatakan terhitung hingga pukul 18.00 WIB tadi Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso menyatakan telah ada 109 orang warga Sumbar yang terinfeksi positif Covid-19.

"Dengan adanya 109 orang warga Sumbar yang dinyatakan terinfeksi Covid-19, maka total warga Sumbar yang terpapar virus ini telah mencapai 4.272," kata dia, Minggu (20/9/2020).

Dia menjelaskan dari 109 orang warga Sumbar yang terkonfirmasi positif itu tersebar di Kota Padang 53 orang, Kota Payakumbuh 7 orang, Kota Padang Panjang 8 orang, Kota Bukittinggi 6 orang, KotaPariaman 2 orang, Kota Solok 2 orang, Kabupaten Padang Pariaman 7 orang, dan Kabupaten Kepulauan Mentawai 3 orang.

Serta juga ditemukan di Kabupaten Dharmasraya 1 orang, Kabupaten Pesisir Selatan 2 orang, Kabupaten Tanah Datar 2 orang, Kabupaten Agam 9 orang, Kabupaten Solok 1 orang, Kabupaten Pasaman Barat 4 orang, dan Kabupaten Limapuluh Kota 2 orang.

"Dari kondisi itu Kota Padang adalah daerah yang paling tinggi warganya terinfeksi Covid-19 dengan total positif sampai sore tadi 2.082 orang, meninggal 52 orang (2,5 persen) dan sembuh 1.324 orang (63,6 persen)," ujar dia.

Setelah itu tertinggi kedua diikuti oleh Kabupaten Agam dengan total positif 455 orang, meninggal 7 orang (1,5 persen) dan sembuh 91 orang (20 persen).

Jasman menyebutkan melihat cukup tingginya angka positif di Sumbar, maka hari ini saja ada dua daerah berada di zona merah yakni Kota Padang dan Kabupaten Agam.

"Untuk zona merah ini memang sangat diharapkan kepatuhan dan kesedaran masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan agar tidak terjadi penularan Covid-19 yang semakin mengkhawatirkan," ungkap Jasman.

Sedangkan untuk daerah lainnya di zona orange yakni zona risiko sedang ada di 9 daerah yaitu Kota Bukittinggi, Kota Solok, Kota Sawahlunto, Kota Pariaman, Kota Payakumbuh, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Sijunjung.

Lalu untuk zona kuning atau zona dengan risiko rendah ada 8 daerah yaitu Kota Padang Panjang, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Solok, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Kepulauan Mentawai.

"Saya berharap kepada semua warga Sumbar untuk tetap menjaga kesehatan dan marilah kita konsisten dan disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah," harap Jasman. (K56)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumbar Virus Corona
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top