Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Nilai Tukar Petani & Harga Gabah Kering Panen di Lampung Meningkat

Kabar bagus sektor pertanian di Lampung. Nilai tukar petani dan harga gabah di daerah itu meningkat.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 02 Juli 2020  |  04:15 WIB
Ilustrasi petani membajak sawah menggunakan traktor tangan. - Antara
Ilustrasi petani membajak sawah menggunakan traktor tangan. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mengungkapkan bahwa nilai tukar petani (NTP) di daerah itu meningkat 0,35 persen.

Pada perkembangan sejalan, BPS Lampung pada Rabu (1/7/2020) juga menyebutkan bahwa rata-rata harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani meningkat sebesar 0,62 persen.

Sebagaimana tersaji pada laman BPS Provinsi Lampung, NTP Juni 2020 untuk subsektor padi dan palawija (NTP-P) (93,06), hortikultura (NTP-H)(96,26), tanaman perkebunan rakyat (NTP-Pr) (87,04), peternakan (NTP-Pt) (99,19), perikanan tangkap (100,32), dan perikanan budi daya (100,89), sedangkan NTP Provinsi Lampung tercatat 91,83.

Pada Juni 2020, harga beberapa komoditas naik antara lain subsektor hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan tangkap, dan perikanan budi daya, kemudian, cabai rawit, cabai hijau, cabai merah, dan beberapa jenis sayuran dan buah-buahan, juga kelapa, kopi, kakao, lada, kelapa sawit.

Sementara itu, untuk subsektor tanaman pangan mengalami penurunan harga seperti pada kacang tanah, ketela pohon, dan ketela rambat.

BPS Lampung selanjutnya menyebutkan rata-rata harga GKP di petani naik 0,62 persen Selama Juni 2020, Survei Harga Produsen Gabah mencatat 54 observasi, didominasi kelompok gabah kualitas GKP.

Harga gabah tertinggi di tingkat petani mencapai Rp4.350 per kg pada gabah kualitas GKP dengan varietas Ciherang di Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah.

Harga gabah terendah mencapai Rp3.600 per kg pada gabah kualitas GKP dengan varietas Muncul dan Ciherang terdapat di Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan dan Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah. Harga itu di bawah harga pembelian pemerintah (HPP) Rp4.200 per kg.

Di tingkat penggilingan, harga gabah tertinggi Rp4.500 per kg pada gabah kualitas GKP dengan varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah, sedangkan harga gabah terendah kelompok kualitas GKP yaitu Rp3.675 per kg dengan varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan. Harga itu berada di bawah HPP Rp4.250,00 per kg..

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertanian lampung
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top