Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wisata Kampar Kian Beragam: SKK Migas – PT CPI Dukung Wisata Berbasis Komunitas

Pengembangan wisata berbasis komunitas (community based tourism/ CBT) yang digagas SKK Migas – PT. Chevron Pacific Indonesia (PT CPI) mendapatkan dukungan penuh dari Bupati Kampar.
Media Digital
Media Digital - Bisnis.com 01 Juli 2020  |  12:48 WIB
Forum Group Discussion:(kiri ke kanan) Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Riau Dr. Ir. Eni Sumiarsih, M.Sc, GM Corporate Affairs Asset PT CPI Sukamto Tamrin, Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, Kadis Pariwisata Provinsi Riau Rony Rahmad, dan Ketua Yayasan Pendidikan Engku Puteri Hamidah Prof. Dr. H. Haruen saat pembukaan forum FGD di Desa Koto Mesjid pada 25 Juni 2020.
Forum Group Discussion:(kiri ke kanan) Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Riau Dr. Ir. Eni Sumiarsih, M.Sc, GM Corporate Affairs Asset PT CPI Sukamto Tamrin, Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, Kadis Pariwisata Provinsi Riau Rony Rahmad, dan Ketua Yayasan Pendidikan Engku Puteri Hamidah Prof. Dr. H. Haruen saat pembukaan forum FGD di Desa Koto Mesjid pada 25 Juni 2020.

Bisnis.com, PEKANBARUPengembangan wisata berbasis komunitas (community based tourism/ CBT) yang digagas SKK Migas – PT. Chevron Pacific Indonesia (PT CPI) mendapatkan dukungan penuh dari Bupati Kampar.

Hal tersebut disampaikan dalam Focus Group Discussion (FGD) Baseline Study dan Survey yang berlangsung di Desa Koto Mesjid, Kecamatan XIII Koto Kampar, pada Kamis 25 Juni 2020.

Pengembangan CBT yang akan dilaksanakan berupa penguatan Desa Wisata Kampung Patin di Desa Koto Mesjid. ”Program ini sangat membantu sektor pariwisata dan menggerakkan perekonomian rakyat. Kita berharap agar program ini menjadi unggul dan favorit,” ujar Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto.

Melalui program tersebut, masyarakat akan dilatih dan didampingi untuk meningkatkan keterampilan di bidang pemandu wisata, identifikasi potensi objek wisata, penginapan (homestay), dan kuliner.

Selain pendampingan, ke depan juga direncanakan promosi dan pemasaran digital, peningkatan suvenir berbasis budaya lokal, dan usaha saung. ’’Masyarakat diharapkan semakin terampil dalam mengelola potensi desa mereka sebagai tujuan wisata dan diversifikasi produk ikan patin sebagai wisata kuliner unggulan di Riau,” ujar Sukamto Tamrin selaku GM Corporate Affairs Asset PT CPI.  SKK Migas – PT CPI menggandeng Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Riau sebagai mitra pelaksana program.

Tampak juga hadir dalam forum FGD tersebut adalah Kadis Pariwisata Provinsi Riau Rony Rahmad, Asisten I Setda Kampar Ahmad Yuzar, Kadis Pariwisata Kampar Zulia Dharma, Kadis Kominfo dan Persandian Arizon, serta tokoh masyarakat.

CBT merupakan konsep pengembangan suatu destinasi wisata melalui pemberdayaan masyarakat lokal yang mempertimbangkan aspek keberlanjutan lingkungan, sosial, dan budaya. Konsep CBT berupaya membangun keterampilan komunitas dan menjaga konservasi lingkungan. Masyarakat akan diberikan pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan keterampilan atau kompetensi di bidang pariwisata.

Saat ini, kata Bupati Catur, potensi pariwisata di wilayahnya sangat menjanjikan. Kampar meraih peringkat tiga nasional untuk kategori surga tersembunyi di dunia, yakni wisata Sungai Gulamo.

Penguatan Desa Wisata Kampung Patin di Desa Koto Mesjid akan meningkatkan kualitas pilihan tujuan wisata di Kampar. Setiap rumah di desa tersebut memiliki satu kolam ikan patin. Setiap harinya, warga desa itu mampu memproduksi 7 ton ikan patin. Cuaca dan tekstur tanah di desa tersebut sangat cocok untuk budidaya ikan tersebut.

Selain dalam bentuk mentah, desa ini memiliki sentra pengolahan ikan patin menjadi berbagai jenis makanan seperti salai, kerupuk, nugget, sate, hingga burger. Produk-produk mereka dipamerkan di Galery Desa Koto Mesjid, yang terletak di dekat kantor desa. Tujuan wisata lain di sekitar desa tersebut di antaranya Puncak Kompe, Danau Rusa, dan air terjun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

chevron wisata
Editor : Media Digital
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top