Singapura Bantu 4 Unit Thermal Scanner untuk Kota Batam

Singapura melalui Konsulat Jenderal (Konjen) Singapura di Batam menyerahkan bantuan berupa 4 alat pengukur suhu (Thermal Scaner) untuk dipakai di empat pelabuham utama di Batam. Saat ini alat tersebut sudah ada dan tinggal dipasang oleh teknisi yang langsung datang dari negara tetangga tersebut.
Bobi Bani
Bobi Bani - Bisnis.com 24 Maret 2020  |  20:37 WIB
Singapura Bantu 4 Unit Thermal Scanner untuk Kota Batam
Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam, Amsakar Achmad, saat menjelaskan riwayat perjalanan pasien positif Covid-19 pada Senin (23/3/2020). - Bisnis/Bobi Bani.

Bisnis.com, BATAM - Singapura melalui Konsulat Jenderal (Konjen) Singapura di Batam menyerahkan bantuan berupa 4 alat pengukur suhu (Thermal Scaner) untuk dipakai di empat pelabuham utama di Batam. Saat ini alat tersebut sudah ada dan tinggal dipasang oleh teknisi yang langsung datang dari negara tetangga tersebut.

Bantuan ini merupakan bentuk komitmen Singapura untuk mendukung upaya penanggulangan dan penyebaran COVID-19 di kedua kawasan. Bantuan ini diyakini tidak akan menjadi yang terakhir, karena pihaknya akan menyampaikan apa-apa yang menjadi kebutuhan di Batam kepada Pemerintah Singapura.

"Tadi malam pak wali telpon saya, Batam minta bantuan ke Singapura untuk Test Kit, saya sudah laporkan ke Singapura, mudah-mudahan dapat berita baik. Pemerintah Singapura masih berkomitmen bersama Pemko Batam, mudahan-mudahan krisis ini bisa cepat selesai, kita bisa bersama maju lagi," kata Konsul Jenderal Singapura, Mark Low di Alun-Alun Engku Putri, Batam Centre, Batam pada Selasa (24/3/2020) sore.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Batam, dr. Ahmad Farhani menuturkan, bantuam dari Singapura sudah tiba dan 1 alat sudah dipasang. Tiga Thermal Scaner ditargetkan akan terpasang pada Kamis (26/3) mendatang.

Alat ini thermal scanner ini, kata Farhani, sejatinya sudah dioperasionalkan di pelabuhan dan bandara di Batam, hanya saja pemasangan itu ditempatkan di pintu masuk kawasan. Sementara bantuan dari Singapura ini akan dipasang di pintu keberangkatan.

"Alhamdulilah dari Singapura dipasang di pintu keberangkatan dari Pelabuhan Batam Centre, Harbour Bay, Nongsa , dan Sekuang. Jadi saat berangkat ke Singapura akan diperiksa melakui thermal scaner," kata Farhani.

Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Batam, Amsakar Achmad mengaku sangat mengapresiasi bantuan dari negara tetangga Singapura ini. Ia berharap bantuan-bantuan lain segera bisa kembali didapat.

Secara khusus, Amsakar mengatakan bahwa Batam sangat membutuhkan APD dan Thermo Gun untuk mendukung upaya penyisiran warga di 12 Kecamatan di Batam dan penanganan pasien yang sudah masuk dalam kategori PDP yang sudah dikarantina.

Saat ini, APD yang tersedia di dua rumah sakit rujukan dan dua rumah sakit penopang memang masih ada, hanya saja jumlahnya yang harus terus diupgrade mengingat APD yang ada hanya bisa dipakai sekali, sehingga tingkat kebutuhannya relatif tinggi.

"Selama proses penyelesaian masih banyak hal yang harus kami kerjakan, harapan kami obat-obatan bisa dapat dibantu juga sehingga upaya kita bersama makin cepat dan hubungan Singapura Batam kembali berjalan baik. Yang pasti endingnya saling menguntungkan kita," kata Amsakar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
batam, Virus Corona, covid-19

Editor : Sutarno
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top