Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Infrastruktur yang Diperlukan untuk Kembangkan Wisata Danau Toba

Pemprov Sumatra Utara mengharapkan dukungan dari pemerintah pusat terhadap pengembangan Danau Toba sebagai destinasi wisata prioritas dan super prioritas.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 22 Juli 2019  |  19:14 WIB
Danau Toba - Antara/Sigid Kurniawan
Danau Toba - Antara/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, MEDAN – Pemprov Sumatra Utara mengharapkan dukungan dari pemerintah pusat terhadap pengembangan Danau Toba sebagai destinasi wisata prioritas dan super prioritas.

Bentuk dukungan itu, sebagaimana disampaikan Wagub Sumut Musa Rajekshah, di antaranya infrastruktur pendukung seperti pembangunan Tol Medan – Tebingtinggi – Siantar – Parapat, pembangunan outer ringroad Samosir, pengembangan Bandara Kuala Namu dan Silangit-Sibisa, serta pengembangan pelabuhan dan memperlancar rute jalan ke Danau Toba.

Musa mengemukakan hal itu ketika menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Tindak Lanjut Percepatan Pengembangan Destinasi Pariwisata Danau Toba, yang merupakan kelanjutan dari rakor sebelumnya tentang Percepatan Pengembangan Pariwisata Danau Toba yang digelar pada 12 Juli 2019.

Rapat yang dipimpin Menko Bidang Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan itu dihadiri para menteri dan kepala daerah di kawasan Danau Toba, serta para pengusaha dan berbagai pihak terkait lainnya.

Rakor ini merupakan salah satu bentuk keseriusan pemerintah pusat, Pemprov Sumut, dan pemda-pemda sekawasan Danau Toba terhadap pengembangan danau terbesar di Indonesia itu.

“Pembangunan infrastruktur pendukung merupakan salah satu yang terpenting dalam upaya percepatan pengembangan Danau Toba sebagai destinasi wisata prioritas dan super prioritas. Karena itu, kami sangat mengharapkan dukungan dari pemerintah pusat,” ujar Musa melalui keterangan resmi, Senin (22/7/2019).

Selain itu, katanya, diperlukan pembangunan fasilitas umum dan sosial, seperti fasilitas ibadah, restoran, tourism information centre, toilet bersih, parking area di setiap objek wisata, hotel bintang, serta kios souvenir atau sentra UKM.

Persoalan lingkungan juga menjadi perhatian, seperti peningkatan kualitas air danau dengan pengurangan kerambah jaring apung, pengendalian limbah domestik (permukiman), pengendalian limbah industri, pengendalian sampah dan pengendalian kerusakan hutan. “Persoalan ini limbah ini juga penting, karena itu, kami mohon bantuan dari pemerintah pusat,” kata Musa.

Sementara itu, Meko Kemaritiman Luhut Pandjaitan menyampaikan sebagaimana harapan Presiden Joko Widodo mengenai peningkatan kawasan wisata di Indonesia, pemerintah pusat sangat serius untuk mengembangkan destinasi wisata di Tanah Air termasuk Danau Toba yang sudah ditetapkan menjadi destinasi wisata prioritas dan super prioritas.

Tentang pembangunan infrastruktur pendukung di Danau Toba, Menko minta para bupati yang berada di kawasan Danau Toba untuk menyampaikan program dan apa saja yang mereka perlukan.

Dia menggarisbawahi bahwa pemerintah pusat akan serius membantu pembangunannya, dengan syarat pemda juga serius bekerja sama. “Pemda juga harus serius dan mau bekerja sama,” ujar Luhut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

danau toba
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top