Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Tambang Timah Ilegal di Babel Rambah Tanah Negara

Sejumlah penambang bijih timah liar merambah lahan milik Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Aktivita tambang timah Belitung Timur/Bisnis.com
Aktivita tambang timah Belitung Timur/Bisnis.com

Bisnis.com, BANGKA TENGAH--Sejumlah penambang bijih timah liar merambah lahan milik Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bangka Tengah Mulyanto di Koba, Senin, mengatakan bahwa pihaknya telah menertibkan 12 unit alat pengeruk bijih timah.

Sebelumnya, pihaknya memberikan peringatan kepada penambang untuk segera mengosongkan lokasi tersebut karena milik pemerintah.

Namun, mereka tetap membandel, kemudian Satpol PP pada hari Senin menyita semua peralatan tambang, tulis Antara.

Aktivitas penambangan bijih timah yang berada tidak jauh dari kompleks perkantoran Pemkab Bangka Tengah itu, kata dia, sudah beroperasi sekitar sebulan.

Mulyanto menjelaskan bahwa mereka terdiri atas tambang darat dan tambang rajuk dengan skala cukup besar karena sudah menggunakan alat berat untuk membuka lubang tambang.

Ia menegaskan bahwa kegiatan para penambang itu ilegal karenalahan milik negara dan mereka menambang berada di daerah aliran sungai (DAS).

"Dampaknya sudah jelas, tidak hanya merusak kawasan milik pemerintah daerah, tetapi juga limbah tambang mencemari balai benih ikan (BBI) yang tidak jauh dari lokasi tambang," ujarnya.

Sebanyak 26 anggota Satpol PP dikerahkan untuk tertibkan aktivitas penambangan liar yang merambah kawasan milik negara tersebut.

Satpol PP menyita belasan unit mesin tambang bijih timah lengkap dengan selang dan alat cuci timah. Namun, pemiliknya tidak berada di lokasi tambang.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rustam Agus
Editor : Rustam Agus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper