Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ekonomi Riau Diprediksi Tumbuh Sampai 4 Persen, Ini Sektor Pendorongnya

Deputi Kepala Perwakilan BI Riau Maria Cahyaningtyas menjelaskan pada tahun ini kontribusi sektor migas terhadap pertumbuhan ekonomi daerah itu, diperkirakan akan semakin tinggi.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 14 Januari 2022  |  16:05 WIB
Pekerja PT Pertamina Hulu Rokan (PHR)  mengecek pompa angguk atau pumping unit di Central Gathering Station (CGS) 10 Field Duri, Blok Rokan, Bengkalis, Riau, Rabu (22/12/2021). ANTARA FOTO - Nova Wahyudi
Pekerja PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mengecek pompa angguk atau pumping unit di Central Gathering Station (CGS) 10 Field Duri, Blok Rokan, Bengkalis, Riau, Rabu (22/12/2021). ANTARA FOTO - Nova Wahyudi

Bisnis.com, PEKANBARU -- Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau menyatakan pada tahun ini, pertumbuhan ekonomi di daerah itu diperkirakan bakal berada pada rentang 3-4 persen, atau meninggalkan zona pertumbuhan 2 persen dalam beberapa tahun terakhir.

Deputi Kepala Perwakilan BI Riau Maria Cahyaningtyas menjelaskan pada tahun ini kontribusi sektor migas terhadap pertumbuhan ekonomi daerah itu, diperkirakan akan semakin tinggi.

"Dengan produksi minyak yang terus meningkat secara gradual, akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Riau berada pada kisaran 3-4 persen atau keluar dari tren dalam beberapa tahun terakhir 2-3 persen," ujarnya, Jumat (14/1/2022).

Menurutnya dengan strategi perencanaan yang cukup matang dari Pemerintah, di pusat dan daerah, bank sentral meyakini investasi pada blok Rokan akan berdampak positif pada perekonomian Riau hingga beberapa tahun mendatang.

Dia mengakui peralihan pengelolaan migas di blok Rokan dari Chevron Pacific Indonesia (CPI) ke Pertamina Hulu Rokan (PHR) menjadi salah satu strategi pemerintah dalam meningkatkan kemandirian energi di Indonesia.

Selain itu, peralihan tersebut dinilai akan berdampak terhadap penurunan impor bahan baku migas sehingga mendorong penurunan defisit neraca perdagangan nasional.

"Di sisi perekonomian Riau, pengalihan kelolaan blok Rokan, akan memberikan insentif bagi pemerintah daerah dan memberikan spillover yang lebih luas bagi masyarkat, sementara peningkatan lifting karena penambahan sumur migas baru, akan mendorong pertumbuhan sektor migas Riau ke arah yang lebih baik."

Adapun sebelumnya SKK Migas Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) menyatakan dari total target pengeboran sumur migas nasional tahun ini, sekitar 65 persen diantaranya akan dilaksanakan oleh kontraktor migas di Provinsi Riau.

Kepala SKK Migas Sumbagut Rikky Rahmat Firdaus mengatakan memang 2022 merupakan tahun pengeboran yang masif bagi Provinsi Riau. Setidaknya ratusan sumur akan dilakukan pengeboran di Wilayah Provinsi Riau yang tersebar di beberapa wilayah kerja Kontraktor Kontrak Kerjasama.

"Untuk sumur pengembangan di 2022 ini diantaranya yaitu Pertamina Hulu Rokan akan melakukan pengeboran terbanyak sebanyak 500 sumur," ujarnya.

Kemudian dia melanjutkan, yaitu BOB PT BSP Pertamina Hulu sebanyak 15 sumur, EMP Bentu Ltd sebanyak 4 Sumur, PT Imbang Tata Alam sebanyak 9 Sumur, Texcal Mahato Ltd sebanyak 5 sumur dan PHE Siak sebanyak 3 sumur.

Sementara itu untuk sumur eksplorasi migas di 2022 rencananya akan mencapai 14 sumur yang tersebar dari beberapa KKKS di Wilayah Provinsi Riau.

Menurutnya dalam skala nasional, penerimaan negara dari sektor hulu migas 2021 lalu mencapai US$14,03 miliar atau sekitar 192 persen dari target APBN yang bersumber dari hasil lifting minyak dan gas, dimana lifting minyak mentah nasional tahun lalu mencapai 241 juta barrel.

"Dari capaian tersebut, wilayah Provinsi Riau masih menjadi andalan penghasil minyak mentah nasional dengan kontribusi volume sekitar 66,15 juta barrel atau sekitar 27,45 persen produksi nasional."


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pertumbuhan Ekonomi riau
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top