Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Biro Perekonomian Sumut Raih Penghargaan dari Bank Indonesia

Biro tersebut mendapat penghargaan untuk kategori Lembaga Pendukung Pemerintah Provinsi. Penghargaan kepada mitra strategis ini diberikan dalam acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia di Medan, Rabu (24/11/2021).
Nanda Fahriza Batubara
Nanda Fahriza Batubara - Bisnis.com 25 November 2021  |  12:59 WIB
Pemberian penghargaan kepada Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Pemprov Sumatra Utara oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatra Utara pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2021 di Medan, Rabu (24/11/2021).  - Bisnis/Nanda Fahriza Batubara
Pemberian penghargaan kepada Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Pemprov Sumatra Utara oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatra Utara pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2021 di Medan, Rabu (24/11/2021). - Bisnis/Nanda Fahriza Batubara

Bisnis.com, MEDAN - Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Pemprov Sumatra Utara menyabet penghargaan dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatra Utara.

Biro tersebut mendapat penghargaan untuk kategori Lembaga Pendukung Pemerintah Provinsi. Penghargaan kepada mitra strategis ini diberikan dalam acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia di Medan, Rabu (24/11/2021).

Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Pemprov Sumatra Utara Naslindo Sirait mengucap syukur atas penghargaan yang diperoleh.

"Penghargaan ini tentu menjadi motivasi bagi biro perekonomian untuk terus membangun kerja sama dengan semua pemangku kepentingan yang ada di Sumatra Utara dalam membangun optimisme kebangkitan ekonomi," kata Naslindo kepada Bisnis, Kamis (25/11/2021).

Pada acara tahunan Bank Indonesia ini, terdapat sejumlah penghargaan dengan berbagai kategori yang diberikan kepada instansi lainnya.

Selain Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Pemprov Sumatra Utara, penghargaan juga diberikan kepada beberapa instansi lainnya.

Di antaranya kepada BPKAD Pemprov Sumatra Utara untuk kategori Lembaga Terkolaboratif dalam Mendukung Akselerasi Digitalisasi Daerah.

Kemudian untuk kategori Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) Bank dengan Program Perluasan QRIS Terinovatif diraih oleh PT Bank Rakyat Indonesia Kanwil Medan.

Untuk kategori Bank Terkolaboratif dalam Mendukung Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daeeag diraih PT BPD Sumatera Utara.

Sedangkan untuk kategori Bank Teraktif dalam Pelaporan Likuiditas melalui Transaksi Uang Kartal Antar Bank diraih oleh PT Bank Central Asia Kanwil V Medan.

Pada kesempatan ini, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatra Utara Soekowardojo memaparkan perkembangan ekonomi secara regional pada 2021.

Soeko juga menyampaikan pemikiran arah kebijakan Bank Indonesia pada 2022 mendatang. Bank Indonesia memperkirakan Sumatra Utara bakal mengalami tekanan inflasi yang meningkat pada 2022 mendatang.

Prediksi peningkatan inflasi seiring dengan peningkatan permintaan masyarakat di tengah pemulihan ekonomi.

Hal ini disampaikan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatra Utara Soekowardojo pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2021 di Medan, Rabu (24/11/2021).

"Oleh karena itu koordinasi pengendalian inflasi perlu tetap diperkuat untuk memastikan pencapaian target inflasi di 2022," ujar Soeko.

Secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi Sumatra Utara mengalami rebound dari tahun sebelumnya seiring meluasnya vaksinasi, pengendalian Covid-19 dan perkembangan sektor eksternal yang mendukung.

Hingga Triwulan III 2021, ekonomi Sumatra Utara tumbuh positif. Didorong peningkatan kerja ekspor, perbaikan konsumsi serta membaiknya investasi. Sumber pertumbuhan ekonomi ini, terutama akibat permintaan eksternal yang tumbuh tinggi seiring perbaikan ekonomi dari negara mitra datang utama.

Dari sisi penawaran, membaiknya mobilitas masyarakat dan perekonomian berdampak pada kinerja hampir seluruh lapangan usaha utama. Sektor perdagangan bahkan mencatat pertumbuhan tertinggi di antara lapangan usaha.

Berbagai program pemulihan ekonomi nasional dan stimulus pemerintah turut berperan dalam perbaikan sektor.

Dari sisi perkembangan harga, inflasi Sumatra Utara 2021 tetap terjaga di tengah pertumbuhan ekonomi yang terakselerasi. Hingga Oktober 2021, inflasi Sumatra Utara tercatat relatif rendah, yakni 1,86 persen secara tahunan.

Di tengah perekonomian yang semakin membaik, stabilitas sistem keuangan masih terjaga tercermin dari tingkat profitabilitas bank yang meningkat, rasio biaya terhadap pendapatan (BOPO) yang menurun serta rasio NPL yang berada di bawah level lima persen.

Meskipun pertumbuhan kredit masih tertahan, perkembangan kredit beberapa bulan terakhir terpantau membaik.

Di bidang sistem pembayaran, perluasan elektronifikasi transaksi di berbagai sektor terus didorong, baik melalui QRIS maupun dengan kanal pembayaran non tunai lainnya.

"Berdasar indikator perkembangan terkini, kami yakin ekonomi Sumatra Utara pada tahun 2021 akan tumbuh positif di kisaran 2,5-3,3 persen dan akan meningkat pada tahun 2022," kata Soeko.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia sumut
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top