Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Karhutla, BPBD Pekanbaru Padamkan 4,6 Hektare Lahan Terbakar

Luas lahan yang terbakar selama dua bulan ini mencapai 4,6 hektare. Kebakaran lahan paling banyak terjadi pada Januari 2021 lalu.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 28 Februari 2021  |  13:19 WIB
Kebakaran hutan dan lahan perkebunan sawit rakyat terjadi di sejumlah tempat di Desa Bukit Kerikil Bengkalis dan Desa Gurun Panjang di Dumai, Dumai Riau, Senin (25/2/2019). - ANTARA/Aswaddy Hamid
Kebakaran hutan dan lahan perkebunan sawit rakyat terjadi di sejumlah tempat di Desa Bukit Kerikil Bengkalis dan Desa Gurun Panjang di Dumai, Dumai Riau, Senin (25/2/2019). - ANTARA/Aswaddy Hamid

Bisnis.com, PEKANBARU – Badan  Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru terus berupaya mengatasi kebakaran hutan dan lahan di wilayahnya.

Selama hampir dua bulan terakhir BPBD Pekanbaru sudah memadamkan hampir lima hektar lahan. Lahan itu terbakar dari Januari hingga Februari 2021.

Kepala BPBD Kota Pekanbaru Zarman Candra menjelaskan luas lahan yang terbakar selama dua bulan ini mencapai 4,6 hektare. Kebakaran lahan paling banyak terjadi pada Januari 2021 lalu.

"Jadi ada hampir lima hektare lahan yang terbakar di Pekanbaru sejak Januari sampai saat ini," ujarnya dalam siaran pers Minggu (28/2/2021).

Dia memaparkan lahan yang terbakar, lokasinya terletak di tujuh titik menyebar di sejumlah kecamatan. Ada di Rumbai, Payung Sekaki, Marpoyan Damai, Bukit Raya dan Bina Widya.

Menurutnya ada 30 personel BPBD Pekanbaru yang bersiaga mencegah kebakaran lahan. Mereka siaga setiap hari untuk melakukan pemadaman di lokasi karhutla.

Pihaknya saat ini terus berkoordinasi dengan Forkopimda beserta aparatur wilayah untuk mencegah kebakaran lahan.

Selain itu BPBD Pekanbaru juga rutin melakukan imbauan dan sosialisasi tentang bahaya kebakaran lahan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau pekanbaru kebakaran hutan
Editor : Yustinus Andri DP

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top