Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sumsel Terima 182.700 Dosis Vaksin Covid-19

Sebelumnya pada Januari 2021 lalu, Kementerian Kesehatan RI sudah mendistribusikan 100.200 dosis vaksin Covid-19 Sinovac untuk Sumsel.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 24 Februari 2021  |  16:08 WIB
Pihak kepolisian mengamankan Vaksin Covid-19 dari Bio Farma yang baru tiba di Gudang Vaksin Dinas Kesehatan Sumsel di Palembang.  - Bisnis/Dinda Wulandari
Pihak kepolisian mengamankan Vaksin Covid-19 dari Bio Farma yang baru tiba di Gudang Vaksin Dinas Kesehatan Sumsel di Palembang. - Bisnis/Dinda Wulandari

Bisnis.com, PALEMBANG – Pemprov Sumatra Selatan kembali menerima 182.700 dosis vaksin Covid-19 dari Bio Farma.

Sebelumnya pada Januari 2021 lalu, Kementerian Kesehatan RI sudah mendistribusikan 100.200 dosis vaksin Covid-19 Sinovac untuk Sumsel.

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nuraini, mengatakan vaksin yang baru tiba itu disimpan di Gudang Penyimpanan Vaksin milik Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel di Palembang. 

“Vaksin yang baru datang ini dari Bio Farma, namanya Vaksin Covid-19. Bahan dan kualitasnya sama seperti Sinovac, sehingga efikasi dan keamanannya terjamin,” katanya, Rabu (24/2/2021).

Lesty memastikan vaksin tersebut telah mendapatkan izin emergency use authorization (EUA) atau otorisasi penggunaan darurat dari BPOM. 

Menurutnya, jika pada tahap pertama seseorang divaksinasi dengan menggunakan dosis dari Sinovac, pada tahap kedua tidak masalah seseorang divaksin menggunakan vaksin Covid-19 Bio Farma. 

Mengingat, bahan dan efikasi yang sama membuat kedua vaksin ini aman digunakan secara berkelanjutan. 

Dia melanjutkan Vaksin Covid-19 Bio Farma diklaim aman bagi orang lanjut usia (lansia) dan masyarakat yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid. 

Sementara itu Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Palembang, Yosef Dwi Irwan, menambahkan vaksin Covid-19 produksi Bio Farma peruntukkannya sama seperti vaksin Sinovac. 

Namun demikian, lantaran para lansia termasuk dalam pasien dengan risiko tinggi maka harus dilakukan screening secara ketat.

“Tenaga kesehatan yang bertugas harus screening ketat tujuannya untuk memastikan pasien yang dapat vaksin betul-betul aman,” katanya.

Menurutnya, sejak kehadiran vaksin tahap pertama dan saat ini di Palembang masuk dalam kategori baik. Selama penyimpanan berlangsung di gudang Dinkes Sumsel dan sejumlah Fasilitas Kesehatan suhunya selalu terjaga dengan baik. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumsel
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top