Batasi Penyebaran COVID-19, Sejumlah Event di Pekanbaru Ditunda

Nurfaisal, Kepala Disbudpar Kota Pekanbaru, mengungkapkan bahwa event bertajuk parade fesyen pada 21 Maret 2020 dan Halal Expo pada 15 April 2020 telah ditunda penyelenggaraannya setelah ada edaran dari pemerintah untuk membatasi kegiatan kerumunan.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 17 Maret 2020  |  13:37 WIB
Batasi Penyebaran COVID-19, Sejumlah Event di Pekanbaru Ditunda
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, PEKANBARU—Hampir seluruh event yang “mengumpulkan orang” di Pekanbaru, Riau, batal diselenggarakan untuk membatasi penyebaran virus corona atau COVID—19.

Nurfaisal, Kepala Disbudpar Kota Pekanbaru, mengungkapkan bahwa event bertajuk parade fesyen pada 21 Maret 2020 dan Halal Expo pada 15 April 2020 telah ditunda penyelenggaraannya setelah ada edaran dari pemerintah untuk membatasi kegiatan kerumunan.

“Ditunda semuanya. Saya sudah konsultasi dengan Pak Walikota. Jadi kami undur semua, yang mengumpulkan orang diundur,” tutur Nurfaisal kepada Bisnis, Selasa (17/3/2020).

Adapun, berdasarkan agenda dari Dinas Pariwisata Riau pada 2020 ini akan diadakan setidaknya 115 agenda berbentuk event di Bumi Lancang Kuning.

Sementara Disbudpar Pekanbaru mengatakan dalam pipeline event-nya sudah ada sekitar 20 event yang akan digelar pada tahun ini a.l. festival budaya nasional, festival kuliner, hingga festival jazz bertaraf internasional.

Nurfaisal melanjutkan, pada 21 Maret 2020 nanti awalnya akan diadakan Pekanbaru Fashion Parade yang melibatkan desainer-desainer se-Indonesia.

Namun, setelah pemerintah mengeluarkan edaran untuk membatasi kegiatan yang dapat mengumpulkan banyak orang di satu tempat, acara ini terpaksa diundur sampai dengan waktu yang belum dapat ditentukan.

“21 Maret ini kami ada event besar, fashion parade. Banyak yang akan hadir dari luar karena itu melibatkan desainer. Se-nasional juga, ada yang dari Bandung. Tapi karena ada edaran ini, kami undur,” tuturnya.

Sementara event pada 15 April 2020 bertajuk Pekanbaru Halal Expo juga ditunda. Padahal, event ini berpotensi mendatangkan wisatawan mancanegara khususnya dari Malaka, Malaysia.

“Halal ekspo ini besar juga event-nya karena kami melibatkan orang-orang dari luar semua. Malaka biasanya ikut. [Sekarang] Malaysia sudah tutup, tidak boleh [keluar-masuk],” jelas Nurfaisal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pekanbaru

Editor : Ajijah
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top