Desa Silimalombu Bakal Dikunjungi Raja Belanda. Apa Daya Tariknya?

Keluarga Kerajaan Belanda dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja ke Indonesia pada Maret 2020. Salah satu destinasi wisata yang akan dikunjungi rombongan yakni Desa Silimalombu, Kabupaten Samosir.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 08 Februari 2020  |  13:31 WIB
Desa Silimalombu Bakal Dikunjungi Raja Belanda. Apa Daya Tariknya?
Pulau Samosir - Istimewa

Bisnis.com, MEDAN - Keluarga Kerajaan Belanda dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja ke Indonesia pada Maret 2020. Salah satu destinasi wisata yang akan dikunjungi rombongan yakni Desa Silimalombu, Kabupaten Samosir.

Dikutip dari laman resmi Pemkab Samosir pada Sabtu (8/2/2020), Raja Belanda direncanakan tiba di Kawasan Danau Toba pada 13 Maret 2020. Setibanya di Bandara Silangit, rombongan Raja melanjutkan perjalanan ke Tara Bunga dan Dusun Siambat Dalam. Setelah itu, rombongan akan menuju kampus Del untuk beberapa rangkaian kegiatan.

Raja Belanda akan melanjutkan perjalanan menuju Samosir melalui Pelabuhan Balige. Desa Silimalombu menjadi pilihan Raja Belanda untuk wilayah Kabupaten Samosir.

Desa Silimalombu merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Onan Runggu, Kabupaten Samosir. Ini merupakan desa wisata berbasis lingkungan.

Desa Silimalombu masih sangat kental dengan suasana etnik dan kearifan lokal masyarakat suku batak. Desa wisata ini mengusung konsep sustainable tourism, yaitu konsep pembangunan pariwisata yang menjamin sumber daya alam, sosial dan budaya yang dapat dimanfaatkan oleh generasi yang akan datang.

Pilihan Desa Silimalombu ini juga sesuai dengan permintaan Raja Belanda yang sangat mendukung kelestarian lingkungan hidup dalam proses pembangunan pariwisata itu, khususnya di Kawasan Danau Toba.

Wakil Bupati Samosir Juang Sinaga menyambut baik rencana kedatangan Raja Belanda di Kabupaten Samosir. Kedatangan Raja Belanda yang melibatkan sekitar 30 media lokal Belanda, diyakini dapat membantu promosi daerah.

"Mari kita manfaatkan sebaik-baiknya dan beri kesan yang positif kepada seluruh rombongan kerjaan dari Belanda agar Samosir semakin dikenal dunia internasional," katanya dalam pertemuan membahas teknis, persiapan, dan rangkaian tentatif kedatangan Raja Belanda hingga tiba di Samosir. Pertemuan tersebut juga dihadiri perwakilan Kedubes Belanda dan Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT).

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
toba samosir

Editor : Azizah Nur Alfi
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top