2019, KUR Sumut Ditarget Capai Rp5,03 Triliun

Realisasi Kredit Usaha Rakyat Sumatra Utara terus didorong, dengan akhir pencapaian ditarget di angka Rp5,38 triliun. Angka tersebut meningkat dibandingkan capaian tahun lalu sebesar Rp5,03 triliun.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 29 September 2019  |  17:13 WIB
2019, KUR Sumut Ditarget Capai Rp5,03 Triliun
Petugas bank menjelaskan soal kredit usaha rakyat (KUR) - Antara/R. Rekotomo

Bisnis.com, MEDAN— Realisasi Kredit Usaha Rakyat Sumatra Utara terus didorong, dengan akhir pencapaian ditarget di angka Rp5,38 triliun. Angka tersebut meningkat dibandingkan capaian tahun lalu sebesar Rp5,03 triliun.

Kepala OJK Regional V Sumbagut Yusup Ansori mengatakan penyaluran KUR di Sumut terbilang positif. Yusup mengatakan sampai dengan kuartal II/2019 realisi penyaluran KUR Sumut mencapai Rp2,69 triliun.

"OJK tentu mendorong bank-bank penyalur KUR di Sumut untuk merealisasikan target yang telah ditetapkan dan memonitor perkembangan realisasinya," kata Yusup kepada Bisnis, dikutip Minggu (29/9/2019).

Selain itu, OJK telah mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi Sumut untuk mempercepat pembentukan PT. Jamkrida Sumut guna membantu meningkatkan jaminan kredit atau pembiayaan daerah.

Menurut Yusup pembentukan PT Jamkrida sangat penting guna mendorong peningkatan kredit UMKM. Hal itu sebagaimana tertuang dalam beleid Perda Provinsi Sumatra Utara No. 10/2013 tentang Perseroan Terbatas Penjaminan Kredit Daerah Provinsi Sumatra Utara. "Dengan Jamkrida bisa meningkatkan konfidensi, harapannya bisa meningkatkan kredit UMKM, " kata Yusup.

Menurut Yusup banyak UMKM yang tidak mendapat persetujuan lantaran belum memenuhi persyaratan untuk diberikan kredit atau pembiayaan oleh Lembaga Jasa Keuangan. “Selama ini agak sulit ke lembaga keuangan karena keterbatasan jaminan, laporan keuangan, akses keuangan sulit,"jelasnya.

Rapat koordinasi dengan tim percepatan pembangunan PT Jamkrida Pemprov Sumut telah dilakukan bersama  Direktur BUMD, BLUD, dan Barang Milik Daerah Kementerian Dalam Negeri. Demikian pula dengan rapat dengar pendapat bersama DPRD Pemprov Sumut.

Hal yang perlu ditindaklanjuti, kata Yusup, adalah kajian studi kelayakan bisnis PT Jamkrinda Pemprov Sumut, penyusunan Perda Penyertaan Modal, penunjukan pengurus, dan pemenuhan kelengkapan dokumen pengajuan izin kepada OJK.

“Diharapkan ini dapat segera terbentuk dengan cepat, sehingga dapat meningkatkan program kredit UMKM itu,” lanjutnya.

Adapun realisasi KUR terbesar tersalurkan pada tiga sektor, yakni Perdagangan Besar dan Eceran sebesar 52,90 persen, Pertanian, Perburuan & Kehutanan sebesar 30,88 persen, serta Jasa Kemasyarakatan, Sosial Budaya, Hiburan & Perorangan lainnya sebesar 5,96 persen.

Sementara itu berdasarkan tiga kabupaten/kota realisasi KUR terbesar terjadi di Medan sebesar 15,14 persen, Deli Serdang 10,06 persen, dan Karo sebesar 7,57 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kur, sumut, jamkrida

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top