Ditendang Penjambret, Seorang Ojol Terluka Parah

Seorang diver ojek online (ojol) mengalami patah tulang setelah berusaha mengejar pelaku penjambretan di Jalan Perguruan, Kecamatan Medan Tembung, Medan, Sumatera Utara.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 25 Agustus 2019  |  19:21 WIB
Ditendang Penjambret, Seorang Ojol Terluka Parah
Ilustrasi-Pengemudi ojek online menunggu penumpang di dekat Stasiun Jakarta Kota, Jakarta, Kamis (11/7/2019). - Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Seorang diver ojek online (ojol) mengalami patah tulang setelah berusaha mengejar pelaku penjambretan di Jalan Perguruan, Kecamatan Medan Tembung, Medan, Sumatera Utara.

Menurut keterangan seorang petugas di Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Percut Seituan, korban bernama M Hasan Nasution (25), warga Jalan Bromo, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Medan Denai.

Saat itu, korban sedang menelepon sambil mengendarai sepeda motor Honda Revo dengan nomor polisi BB 3974 RN, di Jalan Madong Lubis.

Tiba-tiba pria berboncengan bertiga langsung merampas handphone korban. Seketika korban langsung mengejar ketiga pelaku tersebut.

Saat melintas di Jalan Perguruan, salah seorang pelaku menendang sepeda motor korban hingga membuat korban terjatuh dan menabrak tembok rumah warga.

Akibatnya, korban terluka parah hingga mengalami patah tulang pada mata kaki kanan, pinggang dan luka-luka di sekujur tubuhnya.

Warga yang melihat peristiwa itu lantas menolong korban dan membawanya ke RS Muhammadiyah, Jalan Mandala By Pass guna mendapatkan perawatan medis.

Namun, karena tempat kejadian perkara (TKP) tersebut tidak masuk dalam wilayah hukum Polsek Percut Sei Tuan, kini kasusnya diserahkan ke Polsek Medan Timur.

"Lokasinya masuk wilayah hukum Polsek Medan Timur. Tapi sepeda motor korban masih di Polsek Percut Seituan," kata petugas SPKT itu pula.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Ojek Online

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top