Dukung Program 1 Juta Rumah, Pengembang Lokal Bangun 2.000 Unit di Palembang

Sebanyak 2.000 unit rumah tipe 36 di Kota Palembang siap dibangun oleh pengembang lokal, PT Cipta Asrigriya pada tahun ini untuk mendukung program satu juta rumah yang dicanangkan pemerintah sejak 2015.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 24 Agustus 2019  |  11:22 WIB
Dukung Program 1 Juta Rumah, Pengembang Lokal Bangun 2.000 Unit di Palembang
Rumah contoh tipe 36 di BPS Land Kota Palembang. - Bisnis/Dinda Wulandari

Bisnis.com, PALEMBANG - Sebanyak 2.000 unit rumah tipe 36 di Kota Palembang siap dibangun oleh pengembang lokal, PT Cipta Asrigriya pada tahun ini untuk mendukung program satu juta rumah yang dicanangkan pemerintah sejak 2015.

Hunian yang bertajuk Bhayangkara Praja Sriwijaya (BPS Land) tersebut mengakomodir kebutuhan hunian sehat bagi aparatur sipil Negara (ASN), anggota TNI, Polri dan masyarakat umum sekaligus dalam satu kawasan.

Direktur Utama PT. Cipta Arsigriya, Chandra Huisanto mengatakan BPS Land direncanakan akan dibangun di atas lahan seluas 60 hektare sebanyak 3.000 unit.

"Untuk tahap pertama kami membangun 2.000 unit. Misi utama kami mendukung pemerintah untuk mewujudkan program satu juta rumah bagi masyarakat," katanya saat pencanangan perumahan ASN, TNI, Polri BPS Land di Palembang, Sabtu (24/8/2019).

Chandra mengatakan BPS Land saat ini sudah memasuki progress pembangunan unit.

Dia mengklaim hunian yang sedang dibangun sudah mencapai 300 unit dengan progress yang variatif mulai 40%--80%.

"Langkah ke depan tentunya kami akan segera melengkapi sarana umum yang didukung dengan arahan dan bantuan dari PUPR berupa jalan beton, saluran, sambungan listrik dan air," katanya.

Menurut dia, sejak awal Januari 2019, pihaknya gencar mempercepat pembangunan 2.000 unit di tahap pertama tersebut.

Dia mengemukakan, pihaknya telah membangun infrastruktur mulai dari land clearing sampai pembentukan lahan dan jalan akses dengan daerah milik jalan seluas 8 meter dan 10 meter.

"Kami juga telah bersinergi dengan PLN untuk jaringan listrik di mana saat ini tiang listrik sudah terpasang di sebagian area tahap I.

Begitu juga dengan sinergi bersama perusahaan air bersih untuk pemasangan jaringan distribusi air bersih bersama PDAM ATS," katanya.

Chandra mengatakan pihaknya concern terhadap kualitas bangunan rumah murah bersubsidi di Kawasan BPS Land tersebut.

"Kami membangun rumah murah namun tidak murahan. Semuanya kami pertimbangkan agar kualitas bangunan tetap baik namun dengan harga yang terjangkau. Bahkan kami juga melakukan pengawasan secara langsung untuk menjaga kualitas huniannya," kata Chandra.

Dia memaparkan hunian sederhana itu berdiri di luas tanah 72 meter per unit. Dengan ukuran yang minimalis, kata dia, pihaknya menjaga agar para penghuni tetap merasa nyaman dengan membuat tinggi rumah mencapai 3 meter.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
palembang, perumahan

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top