Harga Beras Medium di Sumut Cenderung Turun

Harga beras medium di Sumatra Utara cenderung turun mendekati masa panen yang dimulai bulan April 2019.
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 15 Maret 2019  |  13:54 WIB
Harga Beras Medium di Sumut Cenderung Turun
Presiden Joko Widodo mengecek stok beras di Kompleks Pergudangan Bulog, Jakarta, Kamis (10/1/2019). - ANTARA/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, MEDAN - Harga beras jenis medium di Sumatra Utara diproyeksi bakal terus turun seiring dengan masa panen yang jatuh pada April hingga Juni 2019.

Kepala Perum Bulog Divisi Regional Sumatra Utara, Basirun, mengatakan momentum Ramadan dan Idulfitri tahun ini bersamaan dengan masa panen. Oleh karena itu, besar kemungkinan dengan penambahan pasokan di pasar pada periode itu akan mengakibatkan harga jual di tingkat konsumen yang lebih rendah.

Sebagai gambaran, harga rata-rata beras medium di Medan dan Pematangsiantar sebesar Rp9.500 per kg. Kemudian, di Pematangsiantar harganya turun dari Rp10.500 perkg menjadi Rp10.400 per kg.

Menurutnya, pasokan di Sumatra Utara dipengaruhi pasokan di Aceh Timur yang diperkirakan bakal memasuki masa panen pada bulan depan.

"Di Aceh Timur sekitar bulan April panen. [Pasokan dari Aceh Timur] lari ke Sumatra Utara banyak. Harga cenderung ada penurunan," ujarnya di Medan, Jumat (15/3/2019).

Dari sisi stoknya, volume beras yang tersedia 66.682 ton. Menurutnya, stok tersebut mampu memenuhi kebutuhan sampai 10 bulan ke depan.

Adapun, ketahanan stok mempertimbangkan kebutuhan bulanan untuk bantuan sosial (Bansos) sebanyak 3.125 ton dengan asumsi penyaluran hingga April 2019. Kemudian, stok beras medium sebanyak 22.445 ton. Terakhir, untuk sisi komersial, terdapat stok 42.312 ton beras premium.

"Jumlah stok sangat cukup," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Bulog

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top