Pengguna Jasa Pelabuhan Pangkalbalam Diminta Segera Bayar Utang

Kejaksaan Tinggi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meminta pengguna jasa Pelabuhan Pangkalbalam segera melunasi utang kepada pengelola pelabuhan itu.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 Februari 2019  |  16:16 WIB
Pengguna Jasa Pelabuhan Pangkalbalam Diminta Segera Bayar Utang
Suasana Pelabuhan Pangkal Balam di Bangka, Provinsi Babel. - Bisnis.com

Bisnis.com, PANGKALPINANG – Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejaksaan Tinggi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meminta pengguna jasa Pelabuhan Pangkalbalam segera melunasi utang kepada pengelola pelabuhan itu.

"Sebaiknya penguna jasa ini segera melunasi utang-utangnya, karena mereka bisa terancam hukuman dan dapat dibubarkan," kata Koordinator Jamdatun Kejati Provinsi Kepulauan Babel Diana Wahyuwidiyanti di Pangkalpinang pada Rabu (27/2/2019).

Dia mengemukakan saat ini Indonesia Port Corporation (IPC) atau PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) cabang Pangkalbalam dengan Jamdatun Kejati Provinsi Kepulauan Babel telah menandatangani nota kesepahaman (MoU).

MoU tersebut menyangkut kerja sama dalam memberikan bantuan hukum, pertimbangan hukum, dan lainnya demi keberlangsungan perjalanan perusahaan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Kita sudah menyosialisasikan hal ini kepada pengguna jasa dan ini sebagai langkah persuasif, karena fungsi utama Jamdatun adalah pencegahan agar tidak sampai ke ranah hukum," ujarnya.

Menurut dia, apabila langkah persuasif ini tidak diindahkan pengguna jasa pelabuhan, Jamdatun akan menaikkan kasus ini ke level ranah hukum.

"Kami memiliki kewenangan mengajukan pailit dan pembubaran kepada perusahaan yang tidak mau membayar utang ini. Apabila ini terjadi, kiamat bagi perusahaan tersebut," tuturnya.

Oleh karena itu, dia berharap perusahaan pengguna jasa pelabuhan ini untuk segera melunasi utang-utangnya agar Pelindo dapat meningkatkan fasilitas dan pembangunan pelabuhan yang lebih baik.

"Tentunya hal ini tidak perlu terjadi dan dengan adanya langkah sosialisasi ini diharapkan penguna jasa lebih terbuka dan membayar kewajibannya," kata Diana.

General Manager IPC Pangkalbalam, Nugroho Iwan Prasetyanto, mengatakan kerja sama dengan Jamdatun ini sedang disosialisasikan kepada masyarakat khususnya pengguna jasa pelabuhan.

"Saat ini kerja sama ini masih bersifat sosialisasi dan imbauan kepada pengguna jasa agar menaati dan menjalankan kewajibannya sesuai peraturan berlaku," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pelabuhan, pelindo ii

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top