Riau Deflasi 0,06% Selama Januari, dipicu Penurunan Harga Sayuran

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat pada awal 2019, Riau mengalami deflasi sebesar 0,06%. Dari tiga kota acuan IHK di Provinsi Riau, dua kota mengalami deflasi, yakni Pekanbaru sebesar 0,10% dan Dumai sebesar 0,04%, sedangkan Tembilahan mengalami inflasi sebesar 0,38%.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 01 Februari 2019  |  18:12 WIB
Bisnis.com, PEKANBARU - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat pada awal 2019, Riau mengalami deflasi sebesar 0,06%. Dari tiga kota acuan IHK di Provinsi Riau, dua kota mengalami deflasi, yakni Pekanbaru sebesar 0,10% dan Dumai sebesar 0,04%, sedangkan Tembilahan mengalami inflasi sebesar 0,38%.

Kepala BPS Riau, Aden Gultom, mengatakan deflasi Riau bulan Januari 2019 terjadi karena adanya penurunan harga pada kelompok pengeluaran bahan makanan sebesar 0,82%, dan kelompok pengeluaran pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,002%.

Sementara enam kelompok pengeluaran lainnya mengalami inflasi yaitu kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,29%, kelompok sandang sebesar 0,26%, kelompok kesehatan sebesar 0,23%, kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,16%, dan kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,05%,

"Komoditas yang memberi andil deflasi di Riau antara lain cabai merah, bensin, bawang merah, bayam, ikan mujair, buncis, tomat sayur, sepat siam," katanya Jumat (1/2/2019).

Sementara itu untuk komoditas yang mengalami inflasi menurut Aden yaitu daging ayam ras, angkutan udara, sewa rumah, telur ayam ras, pasir.

Dari 23 kota di Sumatra yang menghitung IHK, 18 kota mengalami inflasi, dengan inflasi tertinggi terjadi di Kota Tanjung Pandan sebesar 1,23%, diikuti oleh Pangkal Pinang sebesar 0,93%, dan Meulaboh sebesar 0,91%, serta inflasi terendah terjadi di Kota Pematang Siantar sebesar 0,01%.

"Deflasi terjadi di lima kota, dengan deflasi tertinggi di Kota Jambi sebesar 0,51%," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Inflasi, bps, riau

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top