Asita Riau Protes Penghapusan Komisi Agen Tiket Garuda Indonesia

Pengusaha pariwisata dari Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Riau menentang rencana penghapusan komisi atau zero commision untuk biro atau agen perjalanan yang melakukan top up di bawah nominal Rp10 juta.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 11 Januari 2019  |  15:45 WIB
Asita Riau Protes Penghapusan Komisi Agen Tiket Garuda Indonesia
Pesawat Garuda Indonesia berada di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (26/11/2018). - JIBI/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, PEKANBARU -- Pengusaha pariwisata dari Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Riau menentang rencana penghapusan komisi atau zero commision untuk biro atau agen perjalanan yang melakukan top up di bawah nominal Rp10 juta.

Ketua Asita Riau Dede Firmansyah mengatakan surat rencana penghapusan itu dikeluarkan Garuda pada 28 Desember 2018 lalu, namun dikeluarkan surat pembatalan pada 30 Desember 2018.

"Selanjutnya awal Januari pihak maskapai Garuda Indonesia bertemu DPP ASITA di Jakarta, dan belum ada kata sepakat [soal rencana penghapusan komisi]," katanya Jumat (11/1/2019).

Menurut Dede rencananya pertemuan antara pihak Garuda Indonesia dengan Asita dilakukan kembali dalam pekan ini. Dede berharap pihak Garuda Indonesia tidak menerapkan zero commission dan pihaknya tidak mendukung wacana tersebut.

Dede menambahkan pihaknya mendengar kabar maskapai Nam Air yang bergabung dengan Garuda Indonesia berencana tetap memberlakukan kebijakan zero commission. Artinya jika biro perjalanan hanya mendeposit uang di bawah Rp10 juta, maka tidak ada komisi.

"Kebijakan ini (zero commission) sangat merugikan biro perjalanan. Jangan sampai zero commission, sangat berpengaruh dengan rekan-rekan di Asita, bisa mati perusahaannya," kata Dede.

Saat ini bisnis biro perjalanan atau travel agent masih mengandalkan penjualan tiket. Meski ada yang menjual paket tour, sebagian besar biro agen masih mengandalkan penjualan tiket, dan hidup dari komisi penjualan tersebut. Bila komisi benar-benar dihapus, tentu agen tidak mendapatkan keuntungan apa pun dari penjualan tiket.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
riau, garuda indonesia, tiket pesawat

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top