Gubernur BI Puji Pertumbuhan Ekonomi dan Inflasi Sumsel

Capaian inflasi Sumatra Selatan yang mencapai titik terendah sejak 3 bulan terakhir serta pertumbuhan ekonomi yang mencapai 6,1% pada kuartal III/2018 menuai pujian dari Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 11 Januari 2019  |  14:02 WIB
Gubernur BI Puji Pertumbuhan Ekonomi dan Inflasi Sumsel
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo saat acara serah terima jabatan Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sumatra Selatan (Sumsel), Kamis (10/1/2019). - Istimewa

Bisnis.com, PALEMBANG -- Capaian inflasi Sumatra Selatan yang mencapai titik terendah sejak 3 bulan terakhir serta pertumbuhan ekonomi yang mencapai 6,1% pada kuartal III/2018 menuai pujian dari Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.
 
Ungkapan tersebut disampaikannya saat menghadiri upacara serah terima jabatan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel), Kamis (10/1/2019).
 
"Saya ucapkan selamat kepada ekonomi Provinsi Sumsel, [pertumbuhannya] 6,1% di atas nasional yang sebesar 5,1 %. Tahun ini, saya  lihat pertumbuhan ekonomi Sumsel bisa 5,8%-6%. Selamat untuk inflasi Sumsel [yang realisasinya] 2,74%, lebih rendah dari nasional. Saya yakin ini bisa lebih rendah lagi kalau sinergitasnya kuat," jelas Perry.
 
Bank sentral menyatakan dibutuhkan sinergitas dan stabilitas dalam menjaga pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional. Stabilitas itu termasuk dalam bidang keamanan, pertahanan, dan ekonomi guna mengendalikan harga-harga agar inflasi tetap rendah.

Inflasi yang rendah menjadi penanda bahwa kesejahteraan masyarakat masih bisa dijaga.
 
"Saya senang Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di Sumsel berjalan baik. Kami mohon terus bersinergi dengan gubernur, walikota, bupati, untuk ikut mengendalikan harga-harga agar tetap terjaga," lanjutnya.
 
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya mengklaim sinergitas antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel dan BI Sumsel telah berlangsung sejak lama. Menurutnya, capaian pertumbuhan ekonomi Sumsel didukung oleh semua lapangan usaha, yang seluruhnya menunjukkan kenaikan kinerja.
 
“Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh penyediaan akomodasi dan makanan serta minuman, yang diikuti bidang pertambangan dan penggalian, jasa perusahaan, dan lainnya,” papar Mawardi.

Adapun TPID diminta untuk terus menjalankan peran sebagai forum koordinasi kebijakan Pemerintah Daerah (Pemda) dan BI dalam mengendalikan inflasi, sehingga dapat tetap mengawal stabilitas harga pangan serta barang penting yang menjadi kebutuhan masyarakat luas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ekonomi, sumsel

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top