Pemprov Sumut Gekar Rakorda Persiapan Natal dan Tahun Baru

Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Karyanto Suprih menyampaikan bahwa pasokan barang kebutuhan pokok dipastikan tersedia dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Sumatera Utara menjelang Natal dan tahun baru 2019.
Ropesta Sitorus | 05 Desember 2018 15:01 WIB
Beras Bulog. - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, MEDAN – Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Karyanto Suprih menyampaikan bahwa pasokan barang kebutuhan pokok dipastikan tersedia dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Sumatra Utara menjelang Natal dan tahun baru 2019.

Hal ini disampaikan pada Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Stabilitas Harga dan Stok / Pasokan Barang Kebutuhan Pokok yang digelar di Medan, Sumatra Utara, Rabu (5/12/2018).

Rakorda turut dihadiri oleh Gubernur Provinsi Sumut Edy Rahmayadi, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumut Alwin, serta Kepala Bulog Divre Sumut Benhur Ngkaimi, serta perwakilan Bank Indonesia, Satgas Pangan dan Satuan Kerja Pemerintah Daerah terkait lainnya.

“Pemerintah siap menyambut datangnya Natal dan Tahun Baru, dan menjamin ketersediaan pasokan barang pokok di seluruh wilayah Indonesia. Tidak perlu ada kekhawatiran dari masyarakat,” katanya hari ini Rabu (5/12/2018).

Pelaksanaan Rakorda tersebut, lanjut Karyanto, merupakan upaya pemerintah menjamin ketersediaan pasokan dan stabilitas harga pada level yang terjangkau.

“Lewat Rakorda ini pemerintah mengawal kesiapan instansi terkait dan para pelaku usaha bahan pokok, terutama untuk menghindari terjadinya kenaikan harga, kekurangan stok dan gangguan distribusi,” katanya.

Rakorda di Medan tersebut merupakan bagian dari rangkaian rakor dalam menghadapi hari besar keagamaan nasional (HBKN). Sebelumnya Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita memimpin rakor serupa di Batam, Kepulauan Riau, pada Minggu (11/11).

Kemendag juga telah melakukan Rakorda serupa di Pontianak, Bandung, Palangkaraya, Kupang dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Selain itu Rakorda juga dilaksanakan di Bali dan Papua Barat.

Rakorda yang melibatkan pemerintah daerah, instansi terkait serta para stakeholder membahas kondisi pasokan serta kesiapan pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam menghadapi potensi kenaikan permintaan mulai dari pengadaan, distribusi, dan langkah stabilisasi yang akan dilakukan.

Selain Rakorda, Karyanto bersama rombongan juga melakukan peninjauan ke pasar rakyat Pusat Pasar di Kota Medan serta mengunjungi pasar modern Transmart dan Carefour serta gudang Bulog Divre Sumut dan gudang distributor setempat.

“Dari hasil pantauan kami tadi, kami melihat ketersediaan dan pasokan bahan pokok di Sumut terjamin dan aman menjelang Natal 2018 dan Tahun Baru 2019,” katanya.

Secara umum ada empat langkah strategis yang telah disiapkan Kemendag untuk menyambut HBKN. Pertama, melalui penguatan penerbitan Permendag yaitu pendaftaran pelaku usaha barang pokok lewat Permendag 20/2017, harga eceran tertinggi (HET) beras sesuai Permedag 57/2017 serta harga acuan di konsumen lewat Permendag 96/2018.

Kedua, melalui penatalaksanaan dengan melakukan rakor dengan pemda, instansi terkait dan pelaku usaha, memfasilitasi BUMN dan pelaku usaha, serta menugaskan Bulog.

Ketiga, melalui pemantauan dan pengawasan yang akan dilakukan Eselon I Kemendag bersama dengan Satgas Pangan di seluruh wilayah Indonesia.

Keempat, melalui upaya penetrasi pasar yang bekerjasama dengan pemerintah daerah, Bulog Divre setempat, serta pelaku usaha distribusi barang di daerah pantauan untuk memastikan pasokan ke pasar tersedia dalam jumlah yang cukup hingga menjelang Natal dan Tahun Baru.

Tag : sumut, Natal dan Tahun Baru
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top