RUPSLB Bank Sumsel Babel Tetapkan Tiga Calon Direktur Utama

Sebanyak tiga calon direktur utama Bank Sumsel Babel telah ditetapkan oleh para pemegang saham bank pembangunan daerah itu untuk menggantikan posisi yang diemban Muhammad Adil.
Dinda Wulandari | 29 November 2018 18:44 WIB
Gubernur Sumsel Herman Deru (kiri) berbincang bersama Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan saat rapat umum pemegang saham luar biasa Bank Sumsel Babel. - Bisnis/Istimewa

Bisnis.com, PALEMBANG – Sebanyak tiga calon direktur utama Bank Sumsel Babel telah ditetapkan oleh para pemegang saham bank pembangunan daerah itu untuk menggantikan posisi yang diemban Muhammad Adil.

Keputusan itu diambil berdasarkan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) Bank Sumsel Babel yang digelar pada Kamis (29/11/2018).

Adapun nama ketiga calon direktur utama Bank Sumsel Babel, yakni Filani Zikri Hasan, Achmad Syamsudin dan Rudhyanto Mooduto.

Berdasarkan penelusuran Bisnis.com, ketiga calon tersebut berkarier di bank-bank BUMN yakni Bank BNI (Persero) Tbk dan Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Sekretaris Perusahaan Bank Sumsel Babel mengatakan ketiga calon nantinya akan mengikuti rangkaian tes, seperti fit and proper test sampai akhirnya terpilih memimpin BPD tersebut.

“Tahapannya ada fit and proper test tapi tidak ada target yang diberikan sampai kapan posisi dirut kosong,” katanya.

Faisol menambahkan untuk sementara posisi direktur utama dirangkap oleh Direktur Umum dan Pemasaran secara kolektif kolegial.

Adapun jabatan Direktur Umum saat ini masih dipegang oleh Samiluddin yang juga merangkap Direktur Kepatuhan. Sementara Direktur Pemasaran dijabat oleh Antonius Prabowo Argo yang merangkap Direktur Operasional.

Samiluddin mengatakan pihaknya berupaya keras untuk mencapai semua target yang tertuang dalam rencana bisnis bank (RBB) 2018.

“Kami merasa sekarang on the right track untuk kinerja tahun ini, kami tetap berupaya keras mewujudkan RBB yang telah kami susun tahun lalu,” ujarnya.

Bahkan, kata Samiluddin, meskipun dengan ketidaklengkapan formasi pucuk pimpinan pihaknya optimistis bisa mencapai target yang ditetapkan.

“Di bawah koordinasi Adil selaku dirut selama ini sudah banyak hal yang kami capai. Kami pikir ini [pergantian direksi] adalah keadaan natural yang alami terjadi di sebuah organisasi,” ujarnya.

Samil mengklaim bahwa salah satu capaian adalah raihan laba yang sudah diatas 100% dari target kumulatif tahun ini.

“Namun memang kredit masih perlu ditingkatkan sedikit untuk mencapai target tahun 2018,” ujarnya.

Diketahui, selain memutuskan calon direktur utama, RUPSLB Bank Sumsel Babel juga menetapkan dan menyetujui nama-nama untuk direksi yang juga masih kosong.

Untuk calon direktur operasional terpilih tiga nama, yaitu Oktiandi, Jhon Isman dan Dicky Syahbanda. Sementara untuk calon direktur kepatuhan terdapat tiga nama, yaitu Muhammad Haikal, Mustakim dan Edison Marulitua.

Rapat juga memutuskan untuk memberikan kewenangan dan kuasa kepada Pemegang Saham Terbesar untuk mengajukan dua dari nama-nama calon Direktur Kepatuhan tersebut kepada OJK.

Selain penetapan calon-calon direksi, RUPSLB juga membahas formasi komisaris. Di mana memberhentikan dengan hormat Yusri Effendy selaku komisaris utama perseroan, sejak berakhir masa jabatannya pada tanggal 8 Desember 2018.

Rapat menyetujui dan menetapkan satu calon komisaris utama, yaitu Eddy Junaidi. Kemudian menyetujui dan menetapkan 2 (dua) Calon Komisaris Independen Perseroan, yaitu Noversa dan Syahputra Satria.

Selanjutnya rapat menyetujui dan menetapkan pengangkatan kembali Burhanuddin selaku Komisaris Independen Perseroan, terhitung sejak masa jabatannya berakhir pada tanggal 8 Desember 2018 untuk masa jabatan selama 4 tahun.

Tag : bank sumsel babel
Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top