STRATEGI BANK : CIMB Niaga Kurangi Porsi Pendapatan Bunga

Muhammad Khadafi | 13 November 2018 02:00 WIB

JAKARTA – PT Bank CIMB Niaga Tbk. menilai tidak bisa mengandalkan pendapatan bunga untuk memupuk laba. Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia akan terus menggerus margin bunga bersih (net interest margin/NIM).

Direktur Konsumer CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan bahwa saat ini sekitar 70% pendapatan segmen ritel diperoleh dari selisih bunga kredit dan simpanan. Sisanya, atau sekitar 30% didapatkan dari pendapatan berbasis komisi (fee based income/FBI).

Berdasarkan data Analyst Presentation CIMB Niaga per September 2018, segmen konsumer berkontribusi sebanyak 41% terhadap NIM. “Jadi pendapatan bukan hanya bergantung dari lending [kredit]. Kami mau bergantung juga pada non-lending,” kata Lani di Jakarta, Senin (12/11).

Dia menjabarkan bahwa FBI ditargetkan bisa menyumbang 33%—34% pada tahun depan. Pemanfaatan teknologi dan menjalin kerja sama dengan perusahaan finansial berbasis teknologi (tekfin) diharapkan mampu merealisasikan hal tersebut.

Selain itu, perseroan akan mendorong komisi dari jasa penukaran valuta asing (forex), bancasurrance, pembayaran, dan transaksi antarbank menggunakan anjungan tunai mandiri (ATM).

Perseroan pun berniat menggenjot pertumbuhan nasabah. “Semakin banyak nasabah, ada tambahan admin fee,” kata Lani.

Sepanjang tahun ini strategi yang sudah dilakukan oleh CIMB Niaga untuk menekan dampak penurunan margin bunga bersih adalah berburu dana murah atau CASA. Per September 2018, porsi dana murah telah mencapai 55%. Hal ini pun telah menekan biaya dana atau cost of fund turun 150 basis poin (bps).

Akan tetapi, hal tersebut belum cukup kuat untuk menahan penurunan NIM. Pada kuartal III/2018 posisi NIM 5,12%, atau turun 62 bps dari periode yang sama tahun lalu.

Pada periode tersebut pendapatan bunga turun 1,5% secara tahunan (year-on-year/yoy), sedangkan beban bunga naik 2% yoy. Alhasil pendapatan bunga bersih turun 3,8% yoy menjadi Rp9,01 triliun. (Muhammad Khadafi)

Tag : cimb niaga
Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top