Seremoni Penerbangan Garuda Singapura-Belitung Batal karena Bersimpati ke JT610

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya membatalkan acara penyambutan penerbangan perdana atau inaugural flight maskapai Garuda Indonesia Singapura-Belitung.
Newswire | 29 Oktober 2018 17:25 WIB
Ilustrasi. - ANTARA/Budi Candra Setya

Bisnis.com, BELITUNG - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya membatalkan acara penyambutan penerbangan perdana atau inaugural flight maskapai Garuda Indonesia Singapura-Belitung sebagai bentuk empati atas musibah jatuhnya pesawat Lion Air.

"Kedatangan saya ke sini sebenarnya untuk acara inaugural flight yang kita janjikan, penerbangan tetap dilakukan tapi tidak kita rayakan karena kita harus bersimpati atas apa yang terjadi sekarang," kata Arief Yahya di Eco Beach Tent Bay Billiton Tanjung Kelayang, Belitung, Senin (29/10/2018).

Arief seharusnya menyambut penerbangan perdana tersebut dengan serangkaian acara seremoni. Namun musibah jatuhnya pesawat Lion Air JT610 membuat acara seremonial tersebut dibatalkan.

Terlebih musibah tersebut menimpa pada pesawat dengan rute penerbangan yang menuju provinsi yang sama. "Untuk itu saya bersimpati, berduka cita sedalam-dalamnya kepada keluarga korban," katanya.

Namun Arief mengatakan penyambutan tetap dilakukan kepada penerbangan perdana tersebut namun tidak ada acara khusus.

"Acara dibatalkan tapi mereka datang, tetap kita berikan selamat. Ini untuk bersimpati pada kejadian pagi ini," katanya.

Penerbangan Singapura-Belitung akan sebanyak empat kali dalam sepekan dan hal itu diharapkan semakin mendukung konektivitas wisatawan menuju Provinsi Bangka Belitung.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
garuda indonesia

Sumber : Antara
Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top