Perencanaan Kota Palembang 2020 Dipastikan Lebih Matang

Perencanaan pembangunan Kota Palembang tahun 2020 dipastikan lebih matang dan tepat sasaran dan berkelanjutan seiring kehadiran aplikasi penataan ruang kota, Ur-Escape, yang merupakan hibah dari Future Cities Laboratory (FCL) Singapura.
Dinda Wulandari | 09 Oktober 2018 16:12 WIB
Walikota Palembang Harnojoyo tengah bersama Direktur Program FCL Singapura, Stephen Cairns (kiri) menandatangani MoU dan PKS terkait penerapan Ur- Scape. Bisnis - dinda wulandari

Bisnis.com, PALEMBANG – Perencanaan pembangunan Kota Palembang tahun 2020 dipastikan lebih matang dan tepat sasaran dan berkelanjutan seiring kehadiran aplikasi penataan ruang kota, Ur-Escape, yang merupakan hibah dari Future Cities Laboratory (FCL) Singapura.

Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan pemkot sangat membuka diri terhadap dukungan dari berbagai pihak untuk mempermudah perencanaan pembangunan kota metropolis tersebut.

"Kami telah bekerja sama dengan lembaga peneliti dari Singapura selama 6 bulan ke depan terkait penerapan aplikasi Ur- Scape, artinya untuk perencanaan pembangunan 2020 sudah bisa pakai aplikasi itu," jelas Harno usai melakukan penandatangan MoU dan perjanjian kerjasama dengan FCL Singapura, Selasa (9/10/2018).

Harno menjelaskan nantinya aplikasi itu akan memuat seluruh data dan informasi terkait Kota Palembang berbasis ruang atau spasial, mulai dari daerah  banjir hingga titik macet.

Aplikasi yang bersifat open source itu diyakini dapat mempermudah pemkot mengambil kebijakan dalam pembangunan yang lebih efektif, efisien dan tepat sasaran.

Sementara itu Direktur Program FCL Singapura, Stephen Cairns, mengatakan Palembang menjadi satu dari empat kota di Indonesia yang dipilih pihaknya untuk mendapatkan hibah program aplikasi yang senilai total US$1 juta.

"Dari aplikasi ini nanti bisa membantu pemkot mengatasi masalah kota, seperti persoalan banjir, kemacetan yang berdampak juga pada penyebaran anggaran pembangunan lebih efisien," katanya.

Dia menambahkan pihaknya memang menyasar kota-kota besar di negara berkembang untuk mempermudah perencanaan pembangunan berkelanjutan. FCL sendiri mendapat dukungan pendanaan dari Asian Development Bank (ADB).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Palembang, Harrey Hadi, mengatakan untuk penerapan aplikasi ur Ur- Scape pihaknya akan dibantu FCL terkait sumber daya manusia (SDM).

"SDM kami akan dilatih selama kurun 6 bulan ke depan untuk mengoperasikan sistem itu," katanya.

Tag : palembang
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top