Pemprov Sumut Dukung SM Amin Nasution Jadi Pahlawan Nasional

Pemerintah Provinsi Sumatra Utara mendukung upaya untuk menjadikan Sutan Muhammad Amin Nasution sebagai pahlawan nasional.
Ropesta Sitorus | 23 Agustus 2018 20:47 WIB
Sutan Muhammad Amin Nasution - dok.Mr. SM Amin

Bisnis.com, MEDAN –  Pemerintah Provinsi Sumatra Utara mendukung upaya untuk menjadikan Sutan Muhammad Amin Nasution sebagai pahlawan nasional.

Hal itu disampaikan Pejabat Gubernur Sumut Eko Subowo ketika menerima audiensi Tim Verifikasi Lapangan dari Tim Penilai Pahlawan dan Gelar Pusat (TP2GP) serta Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Provinsi Sumatera Utara di ruang kerjanya, Kantor Gubsu Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Kamis (23/8/2018). 

“Kami merasa bangga ada satu lagi tokoh Sumatra Utara yang menjadi pahlawan nasional, tentu saja ia menjadi panutan masyarakat khususnya generasi muda Sumatra Utara. Bahkan bangsa Indonesia secara keseluruhan bisa menjadikannya teladan,” ujar Eko.

Generasi muda, kata Eko, membutuhkan figur untuk membentuk karakternya. Dengan dijadikannya SM Amin Nasution sebagai pahlawan nasional, keteladanannya bisa diketahui banyak orang.

“Jasa-jasanya untuk Indonesia bisa menjadi contoh untuk ditiru generasi muda. Seperti yang dikatakan Soekarno, jangan sekali-kali melupakan sejarah,” ujarnya.

Selain diberi gelar, nama pahlawan nasional seharusnya diabadikan menjadi nama gedung, jalan, bandara atau sebagainya.

“Hal tersebut bertujuan agar nama pahlawan tersebut bisa populer di masyarakat, kemudian masyarakat mengetahui Sang Pahlawan dan bisa mencari tahunya lebih lanjut,” harap Eko. 

Anggota Tim Penilai Pahlawan dan Gelar Pusat Prof Dr Sudarnoto Abdul Hakim mengatakan kedatangannya di Sumut guna memperoleh informasi yang meyakinkan tentang SM Amin Nasution layak sebagai pahlawan nasional.

“Informasi yang kita dapatkan nantinya semakin meyakinkan bahwa Alm SM Amin ini memang sangat layak untuk dijadikan pahlawan nasional,” katanya. 

Sudarnoto menjelaskan nama SM Amin telah lolos berkas untuk dijadikan pahlawan nasional. Seluruh dokumen yang telah diserahkan tim dari Sumut telah dikaji oleh tim pusat.

“Selanjutnya jika sudah meyakinkan, kami rekomendasikan nanti ke Menteri Sosial untuk selanjutnya diajukan kepada Presiden sebagai calon pahlawan nasional,” katanya. 

Saat ini, Tim Penilai Pahlawan dan Gelar Pusat (TP2GP) melakukan verifikasi lapangan.  Selain itu, tim juga melakukan kunjungan dengan tokoh-tokoh yang mengenal beliau, akademisi, keluarga.

“Sehingga kami memperoleh masukan-masukan baru yang mungkin belum tercover di dalam dokumen yang sebelumnya kami terima, informasi dari orang yang dikenal bisa lebih meyakinkan kami untuk merekomendasikan beliau nanti,” ujarnya.

Selanjutnya, tim pusat dan daerah akan mengunjungi museum uang yang berada di Jalan Pemuda, Medan.

“Ini bertujuan untuk melihat peran beliau saat mengatasi krisis ekonomi dengan menolak uang NICA dan tetap menggunakan uang republik pada masa itu. Hal ini merupakan langkah berani dan patriotis bagi seorang gubernur pada saat itu,” kata Sejawaran Universitas Medan Ichwan Azhari. 

Sutan Muhammad Amin Nasution lahir di Aceh, 22 Februari 1904. Pada awal kemerdekaan, SM Amin pernah menjabat gubernur di Provinsi Sumatra Utara, Aceh dan Riau. SM Amin merupakan salah satu tokoh yang berperan  penting dalam sejarah pergerakan pemuda dan juga salah satu tokoh mengkonsepkan Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928.

Tag : sumut
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top