Kalah di Pilgub 2018, Gubernur Riau Incar Pileg 2019

Setelah gagal memenangkan pemilihan gubernur pada pilkada serentak 27 Juni lalu, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengisyaratkan bakal ikut pemilu tahun depan, khususnya pemilihan anggota legislatif (pileg) 2019.
Arif Gunawan | 09 Juli 2018 18:03 WIB
Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dan keluarga saat menyalurkan hak pilihnya di TPS 21 Wonorejo, Marpoyan Damai, Pekanbaru, Rabu (27/6/2018). - JIBI/Arif Gunawan

Bisnis.com, PEKANBARU -- Setelah gagal memenangkan pemilihan gubernur pada pilkada serentak 27 Juni lalu, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengisyaratkan bakal ikut pemilu tahun depan, khususnya pemilihan anggota legislatif (pileg) 2019.

Andi Rachman yang juga Ketua DPD Partai Golkar Riau mengatakan saat ini proses penentuan daftar nama calon anggota legislatif dari Partai Golkar masih berjalan.

"Belum [selesai], masih berproses. Nama-namanya masih diproses di internal partai," katanya, Senin (9/7/2018).

Banyak agenda serta isu yang dibahas dalam rapat internal partai berlambang Pohon Beringin tersebut. Di antaranya yaitu kondisi partai, masalah, program dan kegiatan, serta sumber daya manusia di partai.

Dari penyampaian Andi, dia mengisyaratkan ada namanya dalam rencana daftar calon anggota legislatif dari Partai Golkar untuk bertarung dalam pileg 2019.

"Semua [nama] dibahas, bukan nama saya saja, juga kondisi, masalah, program, kegiatan, dan SDM, serta penguatan organisasi, nanti kita lihatlah [rekomendasi nama caleg]," katanya.

Adapun pada pilkada serentak 27 Juni 2018 lalu, gubernur Andi Rachman mengikuti pesta demokrasi tersebut, namun tidak berhasil menjadi peraih suara terbanyak.

Sesuai hasil penghitungan resmi KPU Riau, pasangan Andi Rachman - Suyatno menjadi peraih suara terbanyak kedua setelah Syamsuar - Edy, yang menjadi gubernur dan wakil gubernur Riau terpilih, periode 2019 - 2024.

Tag : riau, Pilkada Serentak
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top