BPBD Riau Akui Luas Lahan Terbakar Meningkat

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Riau mengakui kalau periode Januari hingga jelang akhir Mei ini area lahan yang terbakar lebih luas dibandingkan periode sama tahun lalu.
Arif Gunawan | 27 Mei 2018 16:57 WIB
Ilustrasi: Kebakaran terjadi tidak jauh dari area perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, Selasa (21/2/2017). - Antara/FB Anggoro

Bisnis.com, PEKANBARU -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Riau mengakui kalau periode Januari hingga jelang akhir Mei ini area lahan yang terbakar lebih luas dibandingkan periode sama tahun lalu.

Kepala BPBD Riau Edwar Sanger mengatakan menurut data pihaknya, luas lahan terbakar saat ini sudah sekitar 1.870,96 hektare.

"Kalau dibandingkan periode sama tahun lalu, memang naik 50%-70%, karena Januari sampai Maret tahun ini sedang musim kering," katanya akhir pekan lalu.

Karena kondisi itu, terjadi sejumlah kebakaran lahan di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kota Dumai dan tidak dapat dipadamkan dengan cepat.

Penyebab hal itu kata dia, karena peralatan pemadaman belum siap dan juga belum ada dukungan tindakan bom air (water bombing), yang memicu kebakaran di daerah itu meluas.

Namun memasuki April dan Mei saat ini, upaya antisipasi pemadaman karlahut telah berjalan maksimal, dengan dukungan semua pihak.

"Saat ini sesuai hasil rapat koordinasi tim satgas karhutla Riau, akan dilakukan perpanjangan status siaga darurat karlahut supaya langkah antisipasi bisa terus berjalan," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Karhutla

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top