Riau Lanjutkan Pengembangan Pariwisata di Tahun Depan

Pemprov Riau menyatakan bakal tetap mendorong pengembangan sektor pariwisata sebagai penggerak perekonomian daerah di tahun depan.
Arif Gunawan | 13 Desember 2017 18:12 WIB
Pantai Rupat - riau.go.id

Bisnis.com, PEKANBARU -- Pemprov Riau menyatakan bakal tetap mendorong pengembangan sektor pariwisata sebagai penggerak perekonomian daerah di tahun depan.

Gubernur Riau Arsyadjiandi Rachman mengatakan daerah itu tidak lagi bisa bergantung pada sektor migas.

"Riau tidak bisa lagi hanya bergantung ke migas, dari pengalaman 2015 yang lalu, ekonomi daerah anjlok karena imbas pelemahan migas. Karena itu kami dorong pariwisata," katanya Rabu (13/12).

Andi, sapaan gubernur mengatakan untuk mendorong pariwisata sebagai penggerak perekonomian, sejumlah program pembangunan sudah dilaksanakan oleh pemda.

Di antaranya yaitu pembangunan jalan akses ke Candi Muara Takus, Kampar. Wisata Bono di Pelalawan, hingga pengembangan pulau Rupat dan pulau Jemur.

Dari pembangunan jalan akses itu, dampak positifnya tidak hanya dirasakan ke sektor pariwisata, tetapi juga bagi aktifitas perekonomian setempat.

"Misalnya jalur akses dari Rokan Hulu ke Bagansiapi-api, ini memudahkan tamu datang berwisata dan ada juga kegiatan perkebunan serta usaha setempat menjadi semakin lancar," katanya.

Riau juga kata Andi, mendorong pengembangan sektor agribisnis yaitu kebun buah-buahan. Misalnya kebun matoa, nenas, jeruk, salak, dan durian.

Usaha ini dinilai bisa menjadi penopang sektor pariwisata, sehingga tamu yang datang berkunjung juga bisa mencicipi dan membawa oleh-oleh buah dari produksi masyarakat setempat.

Sebelumnya Kepala Bank Indonesia Perwakilan Riau Siti Astiyah mengatakan salah satu sektor penopang perekonomian daerah yang cukup besar yakni pertanian.

Menurut data BPS, ekonomi Riau triwulan III 2017 tumbuh sebesar 2,85% (yoy) atau naik dibandingkan triwulan sebelumnya II/2017 yang hanya sebesar 2,41%.

"Sumber pertumbuhan ekonomi Riau salah satunya di triwulan laporan kali ini adalah ekspansi pertanian, lalu pengolahan, konstruksi, serta perbaikan di sektor pertambangan," katanya.

Menurut dia, untuk jangka panjang memang sektor pariwisata dapat dijadikan pendorong perekonomian, karena dampak positif dari bidang itu tidak hanya dirasakan tapi juga oleh banyak pihak penopangnya misal usaha akomodasi, transportasi, dan UKM makanan minuman.

Tag : Sky House BSD
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top