Banjir, Walikota Padang Minta Warga Jangan Buang Sampah ke Sungai

Oleh: Heri Faisal 06 November 2018 | 19:03 WIB
Banjir, Walikota Padang Minta Warga Jangan Buang Sampah ke Sungai
Kota Padang/Setkab.go.id

Bisnis.com, PADANG—Pemerintah Kota Padang, Sumatra Barat mengingatkan masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, apalagi membuang sampah ke sungai yang akan berdampak terhadap banjir

Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah mengingatkan agar masyarakat lebih disiplin dengan membuang sampah di tempat pembuangan sementara yang sudah disediakan, sebelum diangkut oleh petugas.

“Jadi jangan buangnya ke sungai. Buang saja di tempat yang sudah disediakan. Kepada lurah dan camat mari diawasi,” katanya, Selasa (6/11/2018).

Mahyeldi menyebutkan membuang sampah di sembarang tempat akan membuat lingkungan menjadi kotor, selain itu dampak buruknya adalah membuat saluran air tersumbat, sehingga menyebabkan banjir saat hujan.

Dia mencontohkan banjir yang terjadi di Kota Padang beberapa waktu lalu, tidak terlepas dari kurang disiplinnya masyarakat dalam menjaga kebersihan.

Menurutnya, Pemkot Padang sudah membuat konsep pengelolaan sampah, yaitu warga diminta membuang sampah sisa rumah tangga dalam karung yang kemudian dibuang ke tempat pembuangan sementara, sebelum diangkut petugas.

Selain itu, pemda setempat juga menyediakan bak sampah yang ditempatkan di sekitar pemukiman warga, sehingga memudahkan masyarakat membuang sampah.

Mahyeldi mengajak masyarakat untuk peduli dan ikut andil dalam menjaga kebersihan, karena Kota Padang dalam beberapa tahun ke depan akan menjadi tuan rumah berbagai kegiatan berskala nasional dan internasional.

Selain itu, tentu saja kebersihan lingkungan penting dijaga untuk memastikan tidak berkembangnya penyakit, sekaligus juga mengingat daerah itu adalah tujuan wisatawan yang membutuhkan kebersihan dan kenyamanan.

“Jika Padang ini bersih dan indah tentu akan semakin banyak tamu yang berkunjung dan meningkatkan sektor pariwisata dan ekonomi,” katanya.

Sebelumnya, Kota Padang mengalami banjir di sejumlah titik pada Jumat (2/11/2018) akibat meluapnya Sungai Batang Kuranji dan Banda Bakali, setelah hujan lebat mengguyur ibukota Sumbar itu dan daerah sekitarnya.

Banjir itu menyebabkan rusaknya satu unit jembatan yang sedang dibangun, serta satu unit jembatan darurat, dan ratusan rumah warga terendam air.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya