Sumbar Klaim Persiapan Tour de Singkarak 2018 Kelar

Oleh: Heri Faisal 01 November 2018 | 19:00 WIB
Sumbar Klaim Persiapan Tour de Singkarak 2018 Kelar
Tour de Singkarak/Antara-Hafidz Mubarak

Bisnis.com, PADANG—Pemerintah Provinsi Sumatra Barat memastikan persiapan untuk menggelar event tahunan balap sepeda Tour de Singkarak (TdS) 2018 sudah hampir 100%, sehingga sudah bisa dinikmati wisatawan.

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit menyebutkan seluruh pemerintah daerah dan semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan ajang tersebut, sudah mempersiapkan segala hal untuk menyukseskan helatan.

“Sudah siap semuanya, baik sarana jalan, rute dan semua yang terlibat dalam event ini sudah siap,” katanya, Kamis (1/11/2018).

Dia menyebutkan TdS adalah event tahunan yang memadukan olahraga dengan pariwisata, sehingga, kehadirannya memang ditargetkan menjadi pendongkrak kunjungan wisatawan dan meningkatkan perputaran ekonomi daerah.

Adapun, TdS 2018 dilaksanakan selama delapan hari pada 4-11 November 2018. Peserta bakal menjajal rute sepanjang 1.100 km yang dibagi dalam delapan etape melewati 16 kabupaten dan kota.

Etape pertama dimulai di Kota Bukittinggi melewati Kabupaten Tanah Datar dan finish di Kabupaten Sijunjung.

Menyusul kemudian etape dua mengambil start di Kota Sawahlunto melewati Kabupaten Sijunjung dan finish di Kabupaten Dharmasraya.

Kemudian, etape tiga start dari Kota Solok melewati Kabupaten Solok dan finish di Kabupaten Tanah Datar.

Etape empat dari Kota Padang melewati Kabupaten Padang Pariaman, Kota Pariaman dan finis di Kabupaten Agam.

Selanjutnya etape lima, memulai balapan dari Kabupaten Limapuluh Kota, melewati Kota Payakumbuh, Kota Bukittinggi dan finish di Kabupaten Pasaman.

Etape enam dimulai dari Kota Solok, melewati Kabupaten Tanah Datar dan finish di Kota Payakumbuh.

Lalu etape tujuh start dari Kota Padang Panjang, dengan melewati Kabupaten Tanah Datar, Kota Solok, Kabupaten Solok, dan finis di Kabupaten Solok Selatan.

Terakhir, etape delapan dari Kabupaten Pesisir Selatan, melewati Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman, dan finish di Kota Pariaman.

Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Oni Yulfian menyebutkan menargetkan TdS masuk dalam kalender event wisata nasional, sehingga meningkatkan promosi dan menjadi rujukan oleh wisatawan.

“Kami targetkan TdS masuk dalam kalender event wisata nasional, sehingga promosinya menjadi lebih massif,” katanya.

Dia mengatakan TdS layak masuk kalender wisata nasional karena sudah memenuhi persyaratan, seperti adanya nilai budaya, berdampak terhadap ekonomi, promosi yang dilakukan terus menerus baik oleh pemda maupun pelaku usaha, dan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung helatan tersebut.

Adapun, Pemprov Sumbar menargetkan balap sepeda tahunan yang sudah digelar sejak 2009 lalu itu akan berkontribusi meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sumbar, terutama wisatawan mancanegara (wisman).

Sementara itu, data BPS mencatatkan kunjungan wisatawan asing ke Sumbar hingga September 2018 sebanyak 40.395 orang atau mengalami kenaikan 4,44% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya 38.679 orang.

Angka itu hanya menghitung wisman yang datang langsung dari luar negeri ke pintu kedatangan Bandara Internasional Minangkabau (BIM) maupun melalui Pelabuhan Teluk Bayur. Sehingga, wisman yang datang lewat Jakarta, Medan, Batam atau tempat lainnya tidak dihitung lagi.

Makanya, bisa saja angka milik pemda dengan BPS berbeda, karena pemda menghitung wisman yang datang ke Sumbar secara keseluruhan baik langsung dari luar negeri maupun melalui pintu masuk lainnya.

Pemda setempat menargetkan kunjungan wisman tahun ini di atas 70.000 orang, dan dipatok tumbuh signifikan pada tahun depan mencapai 100.000 orang. 

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya