Rusia Buka Penerbangan Langsung ke Bali

Oleh: Feri Kristianto 29 Oktober 2018 | 13:21 WIB
Rusia Buka Penerbangan Langsung ke Bali
penumpang mendapatkan kalungan bunga dari penyambut tamu di Bandara Ngurah Rai

Bisnis.com, MANGUPURA—Tingkat kunjungan turis asal Rusia ke Bali diprediksi akan meningkat dengan dibukanya secara resmi penerbangan langsung dari Moskow ke Denpasar.
 
Maskapai penerbangan asal Negara Beruang Merah Rusia, Aeroflot-Rossiya Airlines, resmi membuka rute penerbangan Moskow – Denpasar. Sebanyak 297 orang penumpang diangkut menggunakan pesawat tipe Boeing 777-300ER.

Penerbangan rute Moskow - Denpasar akan dilayani sebanyak tiga kali dalam seminggu, yaitu pada hari Rabu, Jum’at, dan Minggu, dengan nomor penerbangan SU-6295
 
Duta Besar Indonesia untuk Rusia M. Wahid Supriyadi menilai pembukaan rute penerbangan langsung ini merupakan hari bersejarah bagi hubungan kedua negara.

Dia mengatakan selama ini memang pernah ada penerbangan langsung pada 30 tahun tetapi masih berupa pesawat charter.
 
“Dengan adanya direct flight ini akan sangat bermanfaat, terutama bagi wisatawan,” paparnya dikutip dari keterangan tertulis paska penerbangan perdana, Senin (29/10/2018).
 
Hadir dalam pembukaan rute Kabid Pemasaran Area IV Kementerian Pariwisata Agus Setiawan, Head of Political Section dari Kedutaan Besar Rusia untuk Indonesia Andrey Kuznetsov, dan President Director of GSA of Aeroflot in Indonesia Agustinus Kasjaya Pake Seko serta Direktur Pemasaran dan Pelayanan AP 1 Devy Suradji.
 
Wahid menjelaskan pada 2017, wisman Rusia ke Indonesia naik  sebesar 37% dari tahun sebelumnya, menjadi sebanyak 110.000 wisatawan. Dengan adanya penerbangan langsung ini, ditargetkan ada 35.000 wisatawan dalam satu tahun dapat diangkut oleh Rossiya.
 
“Ditargetkan wisatawan akan meningkat menjadi 145.000,” tegasnya.
 
Sementara itu, Adrey mengungkapkan pembukaan rute penerbangan langsung ini merupakan wujud dari peningkatan hubungan dari kedua negara.

Rusia merupakan salah satu dari lima besar negara Eropa penyumbang wisatawan ke Bali.
 
“Kami sangat senang dengan sambutan yang diberikan dan sangat mengesankan bagi kami,” jelasnya.
 
Devy mengungkapkan penerbangan ini merupakan realisasi dari slot untuk winter season.

Dia mengatakan adanya pembukaan rute langsung ini menjadi bukti bahwa Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai mampu untuk melayani penerbangan jarak jauh dengan pesawat berbadan lebar.
 
Menurutnya, kesiapan infrastruktur seperti runway sepanjang 3.000 meter, apron, serta fasilitas penunjang seperti garbarata, menunjukkan bahwa Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai siap dengan penerbangan langsung jarak jauh.

Jumlah wisman asal Rusia yang dilayani oleh Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai hingga bulan September 2018 sebanyak 80.975 jiwa, naik 10,38% dari periode yang sama di tahun lalu, 73.359 wisatawan.
 
 “Saat ini Rusia belum masuk dalam 10 besar negara penyumbang wisatawan mancanegara. Semoga dengan pembukaan rute ini, jumlah kunjungan dari Rusia meningkat pesat,” harap Devy.
 
Aeroflot merupakan maskapai penerbangan nasional atau _flag carrier_ dari negara Rusia. Didirikan pada tahun 1923, maskapai ini merupakan salah satu dari maskapai tertua di dunia yang hingga kini masih beroperasi.

Aeroflot merupakan anggota ke-10 dari aliansi maskapai penerbangan SkyTeam, resmi bergabung sejak April 2006. Pada tahun 2017, Aeroflot tercatat melayani 32.8 juta penumpang dari 146 rute dari 52 negara di dunia.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya