LRT Sumsel: Pemerintah Bakal Uji Coba Integrasi Antarmoda

Oleh: Dinda Wulandari 29 Oktober 2018 | 14:15 WIB
LRT Sumsel: Pemerintah Bakal Uji Coba Integrasi Antarmoda
Warga naik Light Rail Transit (LRT) di Palembang, Sumatra Selatan, Rabu (1/8/2018)./JIBI-Arif Budisusilo

Bisnis.com, PALEMBANG – Pemerintah bersama pihak terkait berencana uji coba integrasi moda transportasi kereta api ringan (LRT) Sumatra Selatan dengan angkutan lain, yakni Damri dan BRT Trans Musi hingga Desember 2018 untuk memberikan kemudahan bagi penumpang.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan pelaksanaan uji coba integrasi moda transportasi umum itu diharapkan dapat mengubah budaya masyarakat Sumsel, untuk beralih menggunakan moda transportasi umum untuk ke tempat tujuan.

“Ke depan Pemerintah juga akan mengintegrasikan LRT Sumsel, Damri, Transmusi dengan bus air yang juga merupakan moda transportasi umum yang digunakan oleh masyarakat di Palembang dan sekitarnya,” katanya dalam siaran pers saat kunjungan ke Palembang, Sabtu (27/10/2018).

Adapun uji coba integrasi tersebut melibatkan Pemerintah Provinsi Sumsel, Pemerintah Kota Palembang, Perum Damri, PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya selaku pengelola Trans Musi dan PT. KAI (Persero).

Menurut Budi, nantinya integrasi itu mengusung konsep pengenaan satu tarif yang lebih murah dari tarif sebelumnya, sehingga dapat semakin menumbuhkan minat masyarakat beralih dari penggunaan kendaraan pribadi ke penggunaan moda transportasi umum.

“Selain uji coba integrasi moda, juga dilaksanakan uji coba tarif, uji coba integrasi sistem dan uji coba integrasi rute,” katanya.

Dia melanjutkan ada yang istimewa dalam pelaksanaan uji coba integrasi moda ini, di mana penumpang yang akan menggunakan berbagai moda transportasi umum menuju ke tempat tujuan hanya dikenakan pembayaran 1 kali (satu tarif). Selain hanya membayar satu kali, tarif yang dikenakan lebih murah dibandingkan tarif sebelum pelaksanaan uji coba ini.

Sebagai perbandingan, masyarakat yang hendak menuju ke Indralaya, sebelum uji coba ketika ia naik LRT Sumsel kemudian di Stasiun DJKA berpindah naik bus Damri total tarif yang harus dibayarkan sebesar Rp13.000. Dengan rincian tarif LRT Sumsel sebesar Rp5.000 kemudian dia harus membayar kembali bus Damri sebesar Rp8.000.

Pada saat pelaksanaan uji coba, masyarakat yang menuju Indralaya hanya membayar tarif sebesar Rp10,000 untuk 1 kali pembayaran saja. Sehingga pada saat berganti moda transportasi, masyarakat tidak ditarik kembali pembayaran naik moda transportasi berikutnya.

Sementara untuk integrasi LRT dengan Transmusi bakal dikenakan tarif Rp7.000 dari semula Rp10.000 untuk semua jurusan.

Pada saat pelaksanaan uji coba, waktu operasional LRT Sumsel akan mengalami perubahan. Dari yang semula beroperasi dari pukul 06.00 – 18.00 WIB menjadi pukul 05.00-20.00 WIB.

“Adanya penambahan waktu operasional untuk LRT Sumsel ini, diharapkan dapat mensinergikan pelaksanaan integrasi moda transportasi umum yang ada,” kata Budi.

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya