Tour de Singkarak (TdS) Dinilai Layak Masuk Kalender Wisata Nasional

Oleh: Heri Faisal 26 Oktober 2018 | 10:42 WIB
Tour de Singkarak (TdS) Dinilai Layak Masuk Kalender Wisata Nasional
Tour de Singkarak 2016./Antara-Hafidz Mubarak

Bisnis.com, PADANG — Ajang balap sepeda Tour de Singkarak (TdS) yang rutin digelar di Sumatra Barat setiap tahun dinilai layak masuk dalam kalender event wisata nasional karena sudah memenuhi syarat.

Esthy Reko Astuti, Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Multikultural mengatakan ajang yang sudah digelar sejak 2009 lalu itu, layak masuk kalender wisata nasional karena memenuhi empat syarat.

“Sudah memenuhi empat syarat, adalah nilai budaya, ekonomi, promosi dan komitmen pemerintah daerah, jadi layak masuk kalender event wisata nasional,” ujarnya di Padang, Kamis (25/10/2018).

Menurutnya, agenda yang rutin digelar setiap tahun ini, selalu mengedepankan nilai – nilai budaya dengan menampilkan beragam kebudayaan setiap daerah yang dilalui pebalap pada ajang tersebut.

Juga dampak ekonomi kepada masyarakat, dengan ramainya wisatawan yang datang membuat kegiatan perdagangan dan UMKM menjadi lebih hidup.

Selain itu, pemda setempat dan juga pelaku usaha giat melakukan promosi dan menjual paket – paket wisata yang terkait dengan kegiatan Tour de Singkarak. Termasuk dukungan pemerintah daerah dalam anggaran dan infrastruktur pendukung lainnya.

“Jadi ini sudah sangat layak, karena dari segi promosi TdS, penontonnya juga sangat banyak, terbanyak nomor lima untuk ajang balap sepeda dunia,” ujarnya.

Dengan berbagai indikator tersebut, dia menilai TdS sangat layak masuk dalam kalender wisata nasional.

Saat ini, Sawahlunto International Musik Festival (SIMFes) juga sudah masuk kalender wisata nasional bersama Festival Pagaruyung.

Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Oni Yulfian menargetkan TdS masuk sebagai salah satu event wisata yang terdaftar di kalender wisata nasional, sehingga mendorong peningkatkan jumlah wisatawan ke daerah itu.

“Kalau masuk agenda wisata nasional, promosinya akan lebih besar ketimbang dilakukan oleh provinsi,” katanya.

Dia mengatakan TdS merupakan event unggulan pemerintah setempat untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah itu, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi. Sebab, hampir seluruh daerah di Sumbar mendapatkan manfaat dari kegiatan tersebut.

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya