BEI Sumut Pacu Penambahan Investor Saham

Oleh: Ropesta Sitorus 24 Oktober 2018 | 20:05 WIB
BEI Sumut Pacu Penambahan Investor Saham
Pengunjung berjalan di dekat logo PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta/JIBI-Dedi Gunawan

Bisnis.com, MEDAN – Bursa Efek Indonesia Perwakilan Sumatera Utara menambah galeri investasi syariah Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) sebagai salah satu strategi untuk memacu pertumbuhan investor baru.

Galeri investasi yang diresmikan pada Rabu (24/10/2018) itu merupakan galeri investasi syariah yang keempat di Sumut menyusul tiga galeri yang beroperasi lebih dulu yakni di Universitas Islam Negeri (UIN) Sumut, IAIN Padangsidempuan dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).

Muhammad Pintor Nasution, Kepala BEI Perwakilan Sumut, menuturkan galeri BEI tersebut merupakan yang ke-14 di Sumut atau galeri ke-407 di seluruh Indonesia serta galeri ke-88 yang diresmikan pada tahun 2018.

“Tujuan galeri investasi ini lebih ke penambahan investor baru. Setiap galeri kami targetkan 100 rekening saham baru per tahun, kalau itu tidak tercapai akan kami evaluasi,” katanya kepada Bisnis.

Pintor menuturkan, sejauh ini realisasi di beberapa galeri menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Sebagai contoh dia menyebutkan galeri di Universitas Methodist Indonesia yang baru 6 bulan berjalan sudah mencapai 273 rekening saham.

Mengacu pada data Go Public Information Center Bursa Efek Indonesia Medan, jumlah single investor identification (SID) di Sumut per September mencapai 34.945 SID.

Sementara itu, jumlah rekening efek yang didaftarkan dalam periode yang sama mencapai 44.117 SRE (sub rekening efek). Sampai akhir tahun BEI menargetkan sebanyak 8.000 investor baru.

Lebih lanjut, pintor mengatakan peran galeri investasi BEI di kampus-kampus cukup positif lantaran adanya peran kelompok studi pasar modal.

Kelompok tersebut terdiri dari mahasiswa yang berperan sebagai perwakilan bursa, kampus dan sekuritas untuk membantu mengkomunikasikan terkait transaksi di pasar modal di lingkungan kampus-kampus.

“Biasanya dalam 6 bulan pertama, transaksi itu masih kecil tapi UISU yang baru setahun berdiri sudah lumayan besar, transaksinya mencapai ratusan juta rupiah per bulan. Ini termasuk galeri investasi yang paling aktif di Sumut,” paparnya.

Pintor berharap dengan adanya galeri investasi BEI di UISU, dapat menambah kedekatan dengan masyarakat kampus secara luas.

“Harapan kami, galeri ini akan mendekatkan pasar modal kepada mahasiswa bahwa transaksi di pasar modal tidak susah dan tidak sulit dan tidak mahal,” paparnya.

Selain program edukasi secara nonreguler yang dilakukan di galeri investasi, BEI juga rutin melakukan edukasi lewat program sekolah pasar modal sebanyak dua kali dalam sebulan untuk menyasar segmen masyarakat umum.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya