Pemkab Aceh Barat Beri 1.000 Santri Uang Saku Rp1 Juta/Orang

Oleh: Newswire 20 Oktober 2018 | 14:11 WIB
Pemkab Aceh Barat Beri 1.000 Santri Uang Saku Rp1 Juta/Orang
Sejumlah santriwati mengikuti pawai peringatan Hari Santri Nasional di Meulaboh, Aceh Barat, Aceh. Jumat (19/10/2018). Kegiatan yang diikuti ratusan santri dan guru dari berbagai sekolah dan pesantren tersebut untuk memperingati Hari Santri Nasional pada 22 oktober mendatang./Antara-Syifa Yulinnas

Bisnis.com, ACEH BARAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat, memberikan kado istimewa kepada para santri dengan memberikan bantuan uang tunai Rp1 juta per santri pada momentum Hari Santri Nasional tingkat Provinsi Aceh.

"Tahun ini kami baru mampu memberikan Rp1 juta per santri kepada 1.000 santri dan insyaallah untuk ke depan kami akan memberikan bantuan sepeda motor kepada seluruh pasantren di Aceh Barat," kata Bupati Aceh Barat, H Ramli, MS di Meulaboh, Sabtu (20/10/2018).

Pernyataan itu disampaikan disela-sela ucapara hari puncak perayaan memperingati Hari Santri Nasional 2018, tahun ini Pemerintah Provinsi Aceh bersama Kementrian Agama memusatkan kegiatan peringatan hari santri di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat.

Menurutnya akan menyejahterakan seluruh santri di pesantren selama tiga tahun pemerintahannya ke depan, program tersebut bagian dari upaya meningkatkan partisipasi santri sebagai ujung tombak penerapan syariat Islam di daerah itu.

"Insyaallah tiga tahun ke depan sejak saya mulai menjabat sebagai Bupati Aceh Barat, seluruh tengku-tengku pesantren dan para santri di Aceh Barat akan sejahtera," ucapnya di hadapan tamu undangan yang hadir pada upacara itu.

Ia berharap dukungan dari seluruh masyarakat Kabupaten Aceh Barat untuk kesuksesan program kampung muslimin dan tengku atau ustad di pesantren dapat mengajar di sekolah umum seperti SD dan SMP yang tahun depan sudah dimulai dilakukan.

Sebelumnya Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama (Kakanwil Kemenag) Aceh, Daud Pakeh mengakatakan kontribusi Aceh Barat terhadap terselenggaranya perayaan hari santri nasional itu patut diapresiasi karena siap dengan semua yang dibutuhkan.

"Semoga saja daerah lain mau mencontoh ini, sehingga tahun depan ada kabupaten/ kota yang sedia menjadi tuan rumah pelaksanaan hari santri nasional. Aceh Barat bukan hanya siap secara tenaga, tetapi juga mengalokasikan Rp300 juta untuk kegiatan," sebutnya.

Daud Pakeh menyebutkan tahun-tahun sebelumnya kegiatan hari santri diperingati di lembaga pendidikan keagamaan seperti pondok pesantren, namun tahun ini Pemkab Aceh Barat menyatakan kesediaan sebagai tuan rumah.

Beberapa agenda yang telah dilaksanakan menyambut hari santri nasional tanggal 22 Oktober 2018, seperti mengadakan perlombaan kegiatan keagamaan dan pawai ta'aruf diikuti ribuan santri dimulai dari Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh, Aceh Barat.

Peringatan Hari Santri Nasional Tingkat Provinsi Aceh ini diikuti oleh ribuan santriwan dan santriwati dari berbagai pasantren di Aceh Barat dan dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Danrem 012 Teuku Umar.

Kemudian pimpinan DPRK Aceh Barat, Wakil Bupati Aceh Barat, Dandim 0105/ Aceh Barat, Kapolres Aceh Barat, Pejabat dari Kakanwil Kemenag Aceh, Sekda Aceh Barat, para kepala SKPK, para pimpinan pasantren, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Sumber : Antara

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya