Halodoc Rangkul 5 Rumah Sakit di Palembang

Oleh: Dinda Wulandari 04 Oktober 2018 | 14:21 WIB
Halodoc Rangkul 5 Rumah Sakit di Palembang
Halodoc hadirkan platform digital pelayanan kesehatan \\"Halodoc Goes to Hospital (HG2H)\\"/Youtube

Bisnis.com, PALEMBANG – Halodoc, aplikasi kesehatan terpadu berbasis online, menggandeng lima rumah sakit di Kota Palembang dalam mengembangkan layanan terbarunya, yakni Halodoc Goes to Hospital.

CEO Halodoc, Jonathan Sudharta, mengatakan layanan terbaru tersebut menjadi solusi yang memudahkan pasien dalam menebus resep saat berobat ke rumah sakit, baik obat racikan maupun nonracikan.

“Halodoc Goes to Hospitals hadir untuk memudahkan pasien agar tidak perlu mengantre lama di rumah sakit,” katanya dalam keterangan persnya Kamis (4/10/2018).

Jonathan mengatakan saat ini layanan Halodoc Goes to Hospital dapat digunakan di lima rumah sakit di Palembang, yakni RS Myria, RS PUSRI, RS RK. Charitas, RS Pelabuhan Palembang dan RS Islam Siti Khadijah.

“Halodoc juga akan bekerjasama dengan sejumlah rumah sakit lainnya di Palembang untuk menjangkau lebih banyak pasien,” katanya.

Sebagai tahap awal, Halodoc menargetkan untuk menjalin kerja sama dengan 500 rumah sakit yang tersebar di Indonesia hingga akhir 2019.

Hingga per tanggal 19 September 2018, Halodoc telah berhasil menjalin kerja sama dengan 76 rumah sakit pemerintah maupun swasta di sejumlah kota di Indonesia.

Direktur Rumah Sakit Myria FX Indra Setiadi mengatakan pihaknya melayani lebih dari 200 resep obat rawat jalan pasien yang datang dari berbagai wilayah di kota Palembang setiap harinya.

Kerja sama dengan layanan Halodoc Goes to Hospital, kata Indra, dinilai dapat mengoptimalkan pelayanan farmasi di rumah sakit.

“Serta memberikan pilihan bagi pasien untuk dapat istirahat dan menunggu kedatangan obat di rumah,” katanya.

Adapun tahapan apa yang perlu pasien lakukan dalam menikmati layanan Halodoc Goes to Hospital sebagai berikut.

Setelah menjalani konsultasi dengan dokter, pasien akan mendapatkan resep obat sesuai dengan sakit yang dialami.

 Kemudian pasien melakukan pembayaran atas layanan konsultasi yang diberikan oleh dokter berikut dengan resep obat yang ingin ditebus.

Pada saat proses pembayaran inilah, pihak rumah sakit akan memberikan penawaran kepada pasien untuk pengantaran obat melalui layanan Halodoc Goes to Hospital.

 Apabila pasien setuju menggunakan layanan ini, pasien hanya perlu melakukan dua langkah mudah.

Pasien mengisi data tambahan untuk pengiriman obat

Lakukan pembayaran obat sesuai dengan resep yang direkomendasikan oleh dokter.

Setelah semua tahapan tersebut terpenuhi, pasien dapat langsung meninggalkan rumah sakit dan menunggu pihak Halodoc mengantarkan obat ke alamat yang dikehendaki dengan jarak maksimal 40 kilometer, tanpa menunggu lama.

Pasien dapat memantau proses penebusan resep obat melalui akun pribadi yang telah didaftarkan pada aplikasi Halodoc. Lebih dari itu, pasien juga bisa mengetahui tata cara konsumsi obat melalui aplikasi.

 

Editor: Sutarno

Berita Terkini Lainnya