Pemkot Palembang Matangkan Rencana Bangun Sirkuit Pendamping MotoGP

Oleh: Dinda Wulandari 04 Oktober 2018 | 19:23 WIB
Pemkot Palembang Matangkan Rencana Bangun Sirkuit Pendamping MotoGP
Maverick Vinales/Autosport

Bisnis.com, PALEMBANG -- Pemerintah Kota Palembang mematangkan rencana pembangunan sirkuit pendamping sirkuit MotoGP dengan menggandeng pihak swasta sebagai sarana pembinaan pembalap yang ada di kota itu.

Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan kawasan Jakabaring Sport City (JSC) menjadi pilihan utama untuk dibangun track lintasan  lurus( Drag Bike) sepanjang 1,5 kilometer – 2 kilometer.

"Kami akan memasuki tahap rencana pembangunan yang dilanjutkan studi kelayakan proyek tersebut," katanya saat menerima kunjungan pebalap Rifat Sungkar, pada kegiatan Drive Labs, Kamis (4/10/2018).

Dia menerangkan untuk membangun sirkuit GP itu harus ada tahapan, untuk mengakomodir itu perlunya sirkuit pembinaan dahulu. 

Dengan adanya sirkuit kecil inilah, Palembang akan menjadi pusat olahraga balap berkelas intenasional.

“Kalau kita ingin secepatnya dibangun, karena Palembang akan menjadi tempat menyalurkan hobi, dengan adanya sirkuit ini bukan hanya akan mengakomodir pemuda di Palembang melainkan juga untuk pemuda di Sumsel," katanya.

Sementara itu, Rifat Sungkar konsultan pembangunan sirkuit ini sepakat dengan rencana pemkot. Di mana memang, sebelum melakukan pembangunan sirkuit  MotoGP, perlu adanya sirkuit kecil terdahulu untuk pembinaan.

Karena, dengan adanya pembangunan sirkuit ini, pemuda yang hobi balap motor akan memiliki tempat menyalurkan hobinya.

"Sirkuit itu untuk kelas motor 250 cc dan mobil 1.000 cc dengan lintasan lurus,” katanya.

Rifat mengaku, Palembang menjadi kota yang diminati untuk lokasi sirkuit. Hal itu terlihat dari angka penjualan motor Kota Palembang termasuk paling tinggi peminatnya.

"Paling banyak pemuda di Palembang ini penyuka otomotif dan paling penting menekan jumlah kehilangan akibat fatal generasi muda yang suka balapan liar di usia produktif," ujarnya.

Dia menambahkan sirkuit kecil lebih terjangkau untuk semua kalangan, kalau sirkuit GP tidak seluruhnya bisa menikmati. 

"Karena sirkuit kecil ini langkah awal untuk menyukai balapan," ungkapnya.

Tentunya efek yang akan dirasakan Kota Palembang akan sangat besar, mulai dari pariwisatanya, industri otomotifnya, penjualan suka cadang.

"Kalau ini diwujudkan bisa dibayangkan Jakabaring akan semakin wah, di sini Senin sampai Selasa bisa untuk latihan malam akhir pekan untuk balapan," katanya.

Total lahan yang diperlukan untuk membangun seluruh kelengkapan untuk fasilitas penunjangnya dibutuhkan luas lahan seluas 12 hektare.

"12 ha itu sudah bisa mencukupi untuk keseluruhan dari lintasan, dan kebutuhan sarana penunjang lainnya," katanya.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya