Kembangkan Pariwisata & Infrastruktur, Sumut Ajak AS Perluas Kerja Sama

Oleh: Ropesta Sitorus 19 September 2018 | 17:49 WIB
Kembangkan Pariwisata & Infrastruktur, Sumut Ajak AS Perluas Kerja Sama
Danau Toba/Antara-Sigid Kurniawan

Bisnis.com, MEDAN – Pemerintah provinsi Sumatra Utara ingin membuka lebih banyak peluang kerja sama dengan Amerika Serikat dalam berbagai sektor, khususnya pariwisata dan pengembangan infrastruktur.

Saat menerima rombongan Konsulat Jenderal Amerika untuk Sumut di kantornya, Wakil Gubernur Sumatra Utara, Musa Rajekshah berharap Sumut dapat menjajaki lebih banyak potensi kerja sama dengan AS, terutama yang berkaitan langsung dengan perekonomian masyarakat kecil.

“Salah satu impian kami untuk Sumut itu adalah menyejahterakan daerah-daerah, khususnya yang masih tertinggal, serta mengembangkan perekonomian masyarakat, baik itu pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan dan perdagangan,” ujarnya.

Dia menyambut baik rencana AS untuk memperkuat kerja sama. Bahkan dia berharap AS dapat ikut membantu mengembangkan sektor pariwisata di Sumut, terutama Danau Toba.

“Danau Toba ini adalah salah satu program pariwisata yang juga menjadi prioritas nasional. Harapannya, di masa depan Danau Toba bisa menjadi Bali-nya Sumut. Kami tentunya akan merasa sangat terbantu jika Konsulat Jenderal Amerika bisa membantu kami mempromosikan keindahan pariwisata Sumut di luar negeri,” katanya.

Lebih lanjut, dia menuturkan pemerintah provinsi Sumut akan menyusun program untuk percepatan pengembangan pariwisata Danau Toba, termasuk dari sisi hospitality dan infrastruktur.

“Hospitality dan infrastruktur tentunya penting. Selain itu perlu juga mengedukasi masyarakat agar lebih terbuka dengan pendatang. Jika pariwisata Danau Toba berkembang dan terkelola dengan baik, mudah-mudahan akan menyejahterakan masyarakat di sekitar area wisata juga dan berdampak pada wisata-wisata lainnya di Sumut,” imbuhnya.

Di luar sektor pariwisata dan infrastruktur, Musa juga mengatakan Sumut juga masih perlu meningkatkan pengembangan pertanian.

“Dibutuhkan juga edukasi di bidang pertania karena Sumut ini adalah daerah agraris tapi kurang berkembang karena para petani masih butuh banyak bimbingan dan bantuan. Kami bantu kontrol harga pasar agar petani kita tidak dirugikan,” katanya.

Wakil Duta Besar Amerika untuk Indonesia, Heather Variava mengatakan negaranya memiliki banyak perusahaan yang berpengalaman di bidang agribisnis, pengelolaan pangan, kewirausahaan, pengembangan wisata dan infrastruktur.

“Kami dengan senang hati bersedia membantu dan bekerja sama. Kita hanya perlu menjajaki kerja sama apa saja yang paling dibutuhkan. Selama ini, hubungan Amerika dan Sumut sudah sangat baik, di masa depan mari tingkatkan dengan lebih banyak kerja sama lagi,” ujarnya.

Editor: Fajar Sidik

Berita Terkini Lainnya