105 Rumah Sakit di Sumut Belum Terakreditasi

Oleh: Ropesta Sitorus 19 September 2018 | 17:28 WIB
105 Rumah Sakit di Sumut Belum Terakreditasi
Ilustrasi: Instalasi Gawat Darurat (IGD) di rumah sakit/Istimewa

Bisnis.com, MEDAN – Proses akreditasi rumah sakit di Sumatra Utara masih berjalan separuh dari seluruh rumah sakit eksisting dan ditargetkan rampung pada 2019.

Ketua Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Daerah Sumut yang baru dilantik Azwan Hakmi Lubis mengatakan dari 220 rumah sakit di Sumut, baru 115 yang terakreditasi, baik itu bintang 1 hingga bintang 5.

“Sedangkan 105 rumah sakit lagi direncanakan terakreditasi pada akhir 2018 dan pada tahun 2019 diprediksi sudah memiliki akreditasi secara nasional. Diharapkan ke depan rumah sakit di Sumut mampu mengedepankan pelayanan tanpa memandang status sosial, agama dan suku, maupun ekonomi seseorang sehingga seeluruh masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan,” katanya.

Hal itu disampaikan Azwan dalam pelantikan pengurus PERSI Sumut Periode 2018-2021 dan Seminar “Strategi Rumah Sakit Menyongsong Era Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2019” di Hotel Syantika Jalan Diponegoro Medan, Rabu (19/9/2018) seperti dikutip dari keterangan resmi.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PERSI Pusat Kuntjoro Adi Purjanto mengatakan selain mengatasi kendala keuangan, rumah sakit di Sumut perlu meningkatkan kualitas pelayanannya dalam berbagai aspek.

“Mulai dari pelayanan hingga bidang medis yang harus ditingkatkan. Kita harus terus bersaing dalam hal pelayanan rumah sakit kepada pasien, keramahan dan kenyamanan hingga persediaan obat yang berkualitas, sehingga membuat masyarakat daerah ini tidak lagi memilih berobat ke negara tetangga,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Provinsi Sumut Musa Rajakshah mengatakan tantangan bagi pengurus PERSI yang baru di Sumut yakni mendorong para stakeholder seluruh rumah sakit untuk meningkatkan pelayanannya.

“Saya berharap pengurus PERSI Daerah Sumut dapat membawa rumah sakit yang ada di Sumut untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di daerah ini. Dengan pelayanan yang berorientasi kepada kebutuhan pasien dengan mengutamakan keselamatan dan kepuasan pasien,” katanya.

Musa Rajekshah yang akrab disapa Ijeck berharap PERSI Sumut sebagai mitra kerja pemerintah dapat mendukung Pemprov Sumut dalam mengembangkan kebijakan-kebijakan terkait rumah sakit di Sumut.

Apalagi di tengah era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), seluruh masyarakat Indonesia ditargetkan ter-cover dalam program tersebut. Hal itu menjadi peluang dan tantangan bagi rumah sakit.

“Peluang rumah sakit dihadapkan pada pangsa pasar yang sangat besar dan menjadi tantangan rumah sakit untuk memenuhi tuntutan dan kebutuhan pangsa pasar yang besar ini. Untuk itu, rumah sakit diharapkan dapat menerapkan strategi-strategi dalam menghadapi semua ini dengan tetap mengutamakan pelayanan pada pelanggan atau pasien,” tuturnya.

Editor: Saeno

Berita Terkini Lainnya