Genjot Kinerja, BRI Medan Rangkul Hipmi Sumut

Oleh: Ropesta Sitorus 07 September 2018 | 16:27 WIB
Genjot Kinerja, BRI Medan Rangkul Hipmi Sumut
Pemimpin wilayah BRI Medan Rudhy Sidharta (tiga dari kanan) meneken MoU dengan Ketua Hipmi Sumut Mazz Reza Pranata (dua dari kanan) di Medan, Sumut, Kamis (6/9/2018) malam.
Bisnis.com, MEDAN - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk wilayah Medan meneken kesepakatan kerja sama dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) sebagai salah satu strategi dalam menggenjot kinerja, baik dari sisi pendanaan maupun pembiayaan. 
Acara penekenan Memorandum of Understanding tersebut dilakukan oleh Pemimpin Wilayah BRI Medan Rudhy Sidharta bersama Ketua DPD Himpi Sumut Mazz Reza Pranata dan disaksikan oleh seluruh kepala cabang Bank BRI wilayah Medan serta seluruh Ketua DPC Hipmi Sumut. 
"MoU ini tentang pemanfaatan fasilitas jasa layanan perbankan. Selain itu akan diluncurkan juga business card Bank BRI Hipmi Sumut yang bersumber dari ide dan kemauan yang sangat kuat dari Ketua Hipmi agar Hipmi Sumut jadi yang pertama memiliki kartu kredit hasil cobranding ini," kata Rudhy, di sela-sela gala dinner di Medan, Kamis (6/9/2018) malam.
Rudhy menuturkan BRI memiliki sejumlah produk yang dapat memenuhi kebutuhan para pelaku usaha, mulai dari fasilitas kredit hingga pembiayaan supply chain, fasilitas transaksi seperti cash management system dan internet banking.
Secara khusus, BRI menawarkan berbagai fasilitas dan layanan bagi anggota Hipmi yang mendaftar sebagai nasabah prioritas dengan minimal simpanan Rp500 juta.
Dalam kesempatan itu dijelaskan bahwa layanan BRI Prioritas adalah one stop banking solution dengan fasilitas khusus. Salah satunya, kartu debit yang diterima nasabah prioritas dapat diterima di mancanegara.
 
Saat ini BRI memiliki 25 sentra layanan prioritas yang terletak di berbagai provinsi. Di tiap sentra tersebut difasilitasi dengan ruang meeting yang dapat digunakan oleh nasabah sehingga kebutuhan layanan perbankan dapat dilakukan secara mudah dan tanpa biaya.
 
Layanan BRI prioritas juga mencakup aneka produk di luar produk konvensional seperti tabungan dan deposito. Untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang ingin berivestasi di pasar saham lewat reksadana, BRI memfasilitasi lewat 12 manajer investasi, baik lokal maupun skala Internasional. Adapun, untuk produk perlindungan, perseroan menyediakan asuransi kesehatan serta asuransi sekaligus investasi. 
"Diharapkan kerja sama ini akan berkembang terus, karena kami punyaa banyak produk yang ditawarkan  kepada Hipmi. Selama ini kami seakan-akan hanya bermain di segmen mikro dan ritel, tapi kami terus kembangkan inovasi dan bisnis yang selama ini belum digeluti salah satunya wealth management. Tidak rugi untuk jadi nasabah BRI," tuturnya.
Sementara itu, Ketua Hipmi Sumut Mazz Reza Pranata mengatakan kerja sama antara BRI wilayah Medan dengan organisasinya sudah berlangsung cukup lama. Selain membantu dari sisi layanan perbankan, dia mengaku bank pelat merah tersebut juga membantu pelaku usaha dari sisi mentoring bisnis. 
"Business gathering ini akan melahirkan banyak program dan fasilitas yang akan mendukung kinerja kawan-kawan di daerah. Selama ini keluhan pelaku usaha di daerah adalah sulitnya dapat akses permodalan, harapannya nanti bisa bersinergi dengan BRI yang juga bank penyalur KUR terbesar di Indonesia," jelasnya.
Reza menjabarkan faktor lain yang kerap menjadi tantangan bagi pelaku usaha di daerah adalah terkait agunan dan persyaratan dalam mengakses modal di perbankan. Hal ini terutama dikeluhkan oleh pelaku usaha rintisan digital serta usaha berskala kecil.
Di sisi lain, lanjut Reza, sumber daya manusia dan jangkauan bank terhadap pelaku usaha di daerah juga terbatas, sehingga bank tidak berani menyalurkan pembiayaan. 
"Himpi pada Maret lalu sudah meluncurkan aplikasi berbasis digital yang bisa diakses bukan hanya oleh anggota Hipmi tapi juga sektor perbankan dan peer to peer lending. Kami harap BRI dan bank lain nantinya jug bisa masuk di platform tersebut," ujarnya.


Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya