Harga Daging Sapi di Bandar Lampung Bertahan Rp110.000 – Rp120.000/Kg

Oleh: Newswire 29 Agustus 2018 | 15:34 WIB
Harga Daging Sapi di Bandar Lampung Bertahan Rp110.000 – Rp120.000/Kg
Ilustrasi pengolahan daging sapi segar./Bisnis.com-Deliana Pradhita Sari

Bisnis.com, BANDAR LAMPUNG – Sejumlah pedagang di Kota Bandar Lampung menyebutkan harga daging sapi tetap bertahan di kisaran Rp110.000 – Rp120.000 per kg, dan stok sapi di Lampung masih cukup banyak karena daerah itu termasuk sentra usaha penggemukan sapi di Indonesia.

"Harga daging sapi masih bertahan, tidak ada kenaikan ataupun penuran, masih sekitar Rp110.000 hingga Rp120.000 perkilogram," kata Supri, salah satu pedagang daging di Pasar Panjang,  Bandar Lampung, pada Rabu (29/8/2018).

Dia mengemukakan harga daging sapi sulit naik di atas Rp120.000 per kg, karena stok di tempat pemotongan sapi juga banyak.

Namun, dia menyebutkan harga daging sapi sekarang ini termasuk tinggi, karena sebelumnya sempat mencapai Rp100.000 per kg.

Selain stok banyak, permintaan atas daging juga tak ramai dalam 2 pekan terakhir. "Hanya pelanggan serta orang yang mau berpesta yang tetap membeli daging" ucapnya.

Dia juga berharap harga sapi turun, agar volume penjualan sapi bisa meningkat. Sejumlah pedagang menyebutkan harga daging sapi di Kota Bandar Lampung masih bertahan meski harga ternak sapi potong naik dari Rp44.600 per kg menjadi Rp45.500 per kg.

"Harga daging sapi yang dijual eceran masih bertahan. Namun, volume penjualan daging tak naik," kata Andre, salah satu pedagang daging sapi di Pasar Lelang, Bandar Lampung.

Dia menyebutkan kenaikan harga ternak sapi terjadi sejak pekan lalu, sedangkan harga eceran daging segar sulit dinaikkan karena volume penjualan daging sapi cenderung bertahan.

Harga daging sapi masih bertahan Rp120.000 per kg dan pasokan daging sapi tetap lancar. "Membeli sapi dari feedloter juga tidak sulit," tuturnya.

Beberapa pedagang lainnya juga menyebutkan harga daging masih bertahan, meskipun ada kemungkinan harganya naik jika harga ternak sapi tidak turun.

Di Lampung terdapat 11 feedloter dengan kapasitas kandang 117.700 ekor. Sapi impor yang digemukkan di Lampung didatangkan dari Australia melalui Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung.

Lampung adalah salah satu penghasil daging utama di Indonesia, terutama daging sapi impor hasil penggemukan.

Sapi impor didatangkan ke Lampung untuk digemukkan di usaha penggemukan sapi. Setelah digemukkan, sapi-sapi itu kemudian dikirimkan ke sejumlah wilayah, seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, dan sejumlah daerah lain di Jawa Barat.

Provinsi Lampung bertekad menjadi lumbung ternak nasional. Lampung bersama Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat saat ini tercatat sebagai lumbung ternak.

Sumber : Antara

Editor: M. Syahran W. Lubis

Berita Terkini Lainnya